ARLI Ajukan Surat Sanggahan ke AS soal Olahan Rumput Laut

Sabtu, 03 September 2016 - 18:38 WIB
ARLI Ajukan Surat Sanggahan...
ARLI Ajukan Surat Sanggahan ke AS soal Olahan Rumput Laut
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha rumput laut ASEAN termasuk Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) bersepakat akan mengajukan sanggahan atas dikeluarkannya (delisting) olahan rumput laut, terutama carrageenan dan agar-agar dalam daftar produk organik. Hal ini dilakukan menyusul adanya wacana delisting oleh Amerika Serikat (AS).

"ARLI bersama dengan para pelaku usaha rumput laut ASEAN telah bersatu dan sepakat untuk mengajukan surat sanggahan kepada National Organic Standards Board (NOSB) Amerika Serikat," kata Ketua ARLI Safari Azis dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (3/9/2016).

Dia mengatakan, hal tersebut merupakan hasil pertemuan the 8th ASEAN Seaweed Industry Club (ASIC) Meeting yang dilaksanakan pada 22-25 Agustus 2016 di Tawau, Sabah, Malaysia.

"Intinya, kami menolak delisting dan kami akan mempersiapkan bukti-bukti bahwa carrageenan dan agar-agar adalah produk olahan alami dan organik," imbuhnya.

Safari juga menuturkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pihaknya tengah mempersiapkan bahan-bahan untuk menghadapi pertemuan di Sunset Meeting di Saint Louis, Missouri, AS untuk meyakinkan dunia internasional bahwa carrageenan dan agar-agar merupakan produk olahan organik.

“Kami telah melakukan pertemuan langsung dengan Ibu Menteri KP, kami apresiasi atas respon positif yang juga akan melakukan komunikasi dengan pemeritah AS,” ungkap Safari.

Menurutnya, rumput laut merupakan komoditas yang dapat berkontribusi untuk pengembangan ekonomi daerah dan peningkatan eksopor komoditas Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rumput laut terbesar di dunia.

“Rumput laut adalah produk alami yang dikerjakan masyarakat dan menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir. Bila delisting itu diberlakukan, tentunya akan sangat merugikan pihak kita dari hulu sampai hilir,” pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
Kembangkan Rumput Laut...
Kembangkan Rumput Laut di Kepulauan Seribu, Menteri Edhy: Jangan Cemas Soal Modal
Petani Nelayan Muda...
Petani Nelayan Muda Indonesia Dukung Hilirisasi Industri Rumput Laut di Nunukan
KKP Gandeng Perusahaan...
KKP Gandeng Perusahaan Kosmetik Kembangkan Turunan Rumput Laut
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
5 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
5 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
6 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
6 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
7 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved