Produksi Minyak RI Diprediksi Terus Menurun Lima Tahun ke Depan

Senin, 05 September 2016 - 23:04 WIB
Produksi Minyak RI Diprediksi...
Produksi Minyak RI Diprediksi Terus Menurun Lima Tahun ke Depan
A A A
JAKARTA - Produksi minyak siap jual atau lifting hingga lima tahun ke depan diprediksi cenderung mengalami penurunan, lantaran disebabkan penurunan produksi secara alamiah dan turunnya harga minyak dunia. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi saat rapat bersama Komisi VII DPR RI

“Penurunan produksi karena kontraktor meminimalisir kegiatan yang tidak ekonomis akibat turunnya harga minyak dunia. Disamping itu,juga disebabkan karena penurunan produksi secara alamiah sehingga dampaknya hingga lima tahun ke depan,” ungkapnya di Jakarta, Senin (5/9/2016).

(Baca Juga: Target Lifting Minyak 2017 Turun, Luhut Kerahkan TNI AL)

Kondisi itu, lanjutnya akan berakibat tidak adanya proyek baru yang dikembangkan oleh kontraktor. Selain itu juga diperparah dengan selesainya kontrak 35 wilayah kerja sampai 2026. “Sampai 2020 tidak ada proyek besar yang onstream. Selain itu ada 35 wilayah kerja yang akan beakhir masa kontraknya hingga 2026,” sambung dia.

Berdasarkan data SKK Migas, lifting minyak sampai 2020 berada pada kisaran 480.000-550.000 barel per hari. Angka penurunan tersebut cukup drastis jika dibandingkan target lifting minyak pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2016 sebesar 820.000 bph.

Sedangkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2017 target lifting minyak diasumsikan sebesar 780.000 bph. Saat ini terdapat 288 wilayah kerja migas terdiri dari 85 blok migas ekploitasi dan 147 blok migas eksplorasi konvensional dan 56 blok migas non konvesional.

Sementara itu Ketua DPR Komisi VII Gus Irawan mendesak SKK Migas dan kontraktor mempersiapkan strategi peningkatan lifting dalam kondisi harga minyak dunia yang rendah. Selain itu, pihaknya juga mendesak ExxonMobil di Blok Cepu mampu meningkatkan produksinya dari estimasi 165.000 bph menjadi 200.000 bph

“Ini merupakan keputusan dari Komisi VII DPR agar SKK Migas dan kontraktor bekerja keras meningkatkan produksi di tengah rendahnya harga minyak dunia,” ucapnya.

Anggota DPR Komisi VII dari Fraksi Nasional Demokrat Kurtubi menambahkan bahwa SKK Migas bersama kontraktor harus mampu menjaga penurunan produksi. Menurutnya kendati harga minyak rendah kegiatan eksplorasi harus tetap dijaga dan ditingkatkan tidak boleh menyerah.

“Saya kira dengan asumsi harga minyak sekarang USD40 per barel dalam APBN, kita harapkan kerja SKK Migas kerja keras SKK Migas bisa lebih ditingatkan. Artinya penurunan produksi dapat dicarikan solusi dan dapat ditekan sedini mungkin,” harap Kurtubi

Di sisi lain Anggota DPR Komisi VII dari Fraksi Golkar Satya W Yudha berpendapat turunnya harga minyak dunia bukan berarti SKK Migas bersama kontraktor kontrak kerjasama tidak bisa menaikan produksinya. Sebab itu, Komisi VII meminta keseriusan dari SKK Migas dan kontraktor.

“Kita harus ingat bahwa kita masih defisit. Kita masih butuh jumlah produksi yang lebih,” tutup Satya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dekati Target APBN,...
Dekati Target APBN, Lifting Minyak Semester I/2020 Capai 94,5%
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I-2023 hanya 612 Ribu Barel per Hari
Lifting Minyak Semester...
Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Kuartal I/2020, Lifting...
Kuartal I/2020, Lifting Migas Capai 90,4%
Lifting Migas Kuartal...
Lifting Migas Kuartal I-2021 Tak Capai Target, Ini Sebabnya!
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Migas Anjlok di Semester I 2023
Berita Terkini
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
26 menit yang lalu
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
39 menit yang lalu
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
49 menit yang lalu
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
55 menit yang lalu
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
1 jam yang lalu
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
1 jam yang lalu
Infografis
Pasukan Korea Utara...
Pasukan Korea Utara Kembali ke Garis Depan Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved