Lifting Migas Kuartal I-2021 Tak Capai Target, Ini Sebabnya!

Selasa, 27 April 2021 - 00:00 WIB
loading...
Lifting Migas Kuartal...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat realisasi lifting migas pada kuartal I-2021 adalah sebesar 1,66 juta boepd (barrel oil equivalent per day). Angka tersebut hanya sekitar 97,3% dari yang ditargetkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang sebesar 1,77 boepd.

Adapun rinciannya, untuk realisasi minyak per kuartal I 2021 sebanyak 676,2 ribu barel per hari (bph) atau hanya sekitar 96% dari target APBN sebesar 705 ribu bph. Sementara realisasi lifting gas bumi yaitu sebanyak 5,539 mmscfd atau 98,2% dari target APBN 5.638 mmscfd. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, realisasi lifting migas di kuartal I-2021 ini yang masih di bawah target tidak terlepas dari pengurangan investasi di 2020 lalu. Sehingga, pengeboran minyak juga sangat rendah. "Karena investasinya turun sangat besar membuat pengeboran sangat kurang sehingga di akhir tahun decline-nya (penurunan produksi) rendah banget. Entry poin kita masuk di 2021 ini posisi sudah 699 barel per hari," ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Senin (26/4/2021).

Baca Juga: Realisasi Lifting Migas di 2020 Capai 1.682 Mboepd

Selain itu lanjut Dwi, ada sedikit pergeseran kegiatan pengeboran ke periode berikutnya atau kuartal II atau III tahu 2021. Sebab, masih ada beberapa lapangan yang masih dalam proses pengadaan dan persiapan. Tak hanya itu, masih ada juga perusahaan yang belum menyelesaikan keputusan investasinya (final investment decision/FID) sehingga pengeboran pun terhambat. Sebagai salah satu contohnya adalah PT Pertamina (Persero). "Namun, karena banyak yang masih urus-urus FID khususnya di Pertamina group, ini agak mundur," ucapnya.

Atas dasar hambatan-hambatan ini lanjut Dwi, dirinya masih meragukan target lifting pada akhir tahun yang sebesar 705 ribu barel akan tercapai. Namun pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa strategi yang disiapkan untuk mengejar target lifting tersebut. "Mungkin outlook akhir tahun tidak sampai 705 ribu bph, tapi grand strategi no decline di 2021 ini bisa kita dekatkan sedekat mungkin," kata Dwi.

Baca Juga: Profil Kuntjoro Pinardi, Direksi BUMN Resign Dituduh Ikut HTI dan ISIS

Sementara itu, rendahnya capaian lifting gas disebabkan kinerja produksi beberapa lapangan tidak sesuai prognosis,seperti kinerja gas non-asso di PHE OSES. Kemudian, mundurnya kontribusi bor beberapa sumur, seperti di PHKT dan Minarak Brantas. Selain itu, ada beberapa kejadian unplanned shutdown di awal tahun. Sebut saja eperti pada Train-1 dan Train-2 BP Berau, Pearl Oil Sebuku, CPGL, PetroChina Jabung. "Tapi memang capaian gas ini lebih baik sebesar 98%, dan bisa lebih baik lagi kalau serapannya optimal," kata Dwi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Pramono Panggil Dirut...
Pramono Panggil Dirut TransJakarta soal Kecelakaan yang Menewaskan Pejabat SKK Migas
Pejabat SKK Migas Meninggal...
Pejabat SKK Migas Meninggal setelah Tabrak Bus, Ini Penjelasan Transjakarta
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas Vice President Sekretaris SKK Migas di Jalan Jenderal Sudirman
Rekomendasi
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved