Holding PTPN Rampingkan Dewan Komisaris

Senin, 05 September 2016 - 22:52 WIB
Holding PTPN Rampingkan...
Holding PTPN Rampingkan Dewan Komisaris
A A A
JAKARTA - Sebanyak 13 BUMN perkebunan yaitu PT Perkebunan Nusantara (Persero) alias PTPN pada hari ini, merombak susunan komisarisnya. Perubahan ini dilakukan mulai dari PTPN I hingga PTPN XIV, kecuali PTPN III yang menjadi induk dari holding BUMN perkebunan ini.

Perubahan line-up Dewan Komisaris tersebut bertujuan menitikberatkan pada penguatan good corporate governance (GCG) dengan dilengkapi komisaris independen.

Total komisaris PTPN I hingga PTPN XIV dirampingkan dari semula 62 orang menjadi 41 orang, seiring dengan perampingan jajaran direksi. Selain itu, struktur jajaran dewan komisaris kali ini dilengkapi dengan keberadaan komisaris independen.

Dari 13 anggota komisaris yang baru diangkat, sebanyak tujuh orang di antaranya adalah komisaris independen, empat komisaris utama, dan dua anggota komisaris. Sedangkan pada pengalihan tugas, dari 11 orang, sebanyak lima orang anggota komisaris diubah tugasnya menjadi komisaris independen, lima orang menjadi komisaris utama, dan satu orang menjadi anggota komisaris.

“Komisaris independen baik yang baru diangkat maupun yang dialih tugaskan fungsinya menjadi komisaris independen berjumlah 13 orang dari total 25 orang komisaris baik yang baru diangkat maupun pengalihan," jelas Direktur Utama PTPN III Holding (Persero) E Massa Manik dalam keterangannya yang diterima Sindonews, Senin (5/9/2016).

Komisaris independen adalah anggota dewan komisaris yang tidak terafiliasi dengan direksi, anggota dewan komisaris lainnya, dan pemegang saham pengendali serta bebas dari hubungan bisnis atau hubungan lainnya yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen atau bertindak semata-mata demi kepentingan perusahaan.

Adapun tanggung jawab komisaris independen adalah mendorong penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik di dalam perusahaan melalui pemberdayaan dewan komisaris agar dapat melakukan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada jajaran direksi secara efektif dan lebih memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

"Hal ini merupakan upaya PTPN III Holding (Persero) selaku pemegang saham dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta memperkuat efektivitas pengawasan,” tambah Manik.‎

Dalam sambutannya, Massa Manik berharap jajaran dewan komisaris yang baru bekerja jujur, tulus dan ikhlas. “Dukungan dewan komisaris sangat diperlukan. Dewan komisaris harus bisa mengawasi dan menegur langsung manajemen untuk perbaikan. Apalagi ini sudah diperkuat dengan komisaris independen sebagai bagian dari praktik GCG,” kata dia.

Adapun komisaris independen yang baru diangkat adalah Rustam Efendy N (PTPN II), Osmar Tanjung (PTPN IV), Tonny Harisman Soetoro (PTPN VI), R Juniono Soehartjahjono S (PTPN VII), Antonius Harso Waluyo Witono (PTPN VIII), Arvan Rivaldy Raebion Siregar (PTPN X), dan Martinus Sembiring (PTPN XIII).

Sementara itu, komisaris yang dialihkan tugasnya menjadi komisaris independen adalah Ari Maulana (PTPN I), Ari Dwipayana (PTPN V), Bambang Risyanto (PTPN IX), Nus Nuzulia Ishak (PTPN XII), dan Achmad Yahya (PTPN XIV).

Sedangkan komisaris utama yang baru adalah E Massa Manik (PTPN IV), Amrizal (PTPN V), Banun Harpini (PTPN VI), dan Agus Pakpahan (PTPN VII). Untuk komisaris yang dialihtugaskan menjadi komisaris utama adalah Karen Tambayong (PTPN VIII), Suharnomo (PTPN IX), Siswaluyo (PTPN XII), Ambo Ala (PTPN XIV), dan Fadhil Hasan (komisaris utama merangkap komisaris independen PTPN XI).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Strategi Pemasaran,...
Inovasi Strategi Pemasaran, BUMN Holding Perkebunan Diapresiasi
Holding BUMN Perkebunan...
Holding BUMN Perkebunan Terus Dorong Pengembangan UMKM
Wejangan buat Para Milenial...
Wejangan buat Para Milenial Holding BUMN Perkebunan
Holding BUMN Perkebunan...
Holding BUMN Perkebunan Ini Bakal Melantai di Bursa
Holding BUMN Perkebunan...
Holding BUMN Perkebunan Raih Laba Bersih Rp5,06 Triliun
Upaya Holding BUMN Perkebunan...
Upaya Holding BUMN Perkebunan Turut Mewujudkan Swasembada Gula
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
24 menit yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
27 menit yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
28 menit yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
40 menit yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
1 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
1 jam yang lalu
Infografis
Erick Thohir: Komisaris...
Erick Thohir: Komisaris Garuda Indonesia Cukup Dua Saja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved