Pemerintah Genjot Percepatan Eksplorasi Migas Nasional

Rabu, 07 September 2016 - 18:36 WIB
Pemerintah Genjot Percepatan...
Pemerintah Genjot Percepatan Eksplorasi Migas Nasional
A A A
DEPOK - Forum Group Discussion (FGD) bersama pemerintah, DPR RI, serta akademisi mendukung riset nasional untuk percepatan realisasi eksplorasi minyak dan gas (migas) nasional. Penggagas FGD Konsorsium Riset Migas Kelautan yang juga Pengurus Dewan Energi Nasional, Andang Bachtiar mengklaim tujuan FGD untuk menghimpun langkah nyata dalam rangka mempercepat temuan baru dan masukan yang konstruktif mengenai percepatan eksplorasi migas nasional.

(Baca Juga: Target Lifting Minyak 2017 Turun, Luhut Kerahkan TNI AL)

Lebih lanjut dia menerangkan terbentuknya konsorsium ini dengan cepat mendefinisikan rencana kerja dan rencana program serta pilot project yang dijadikan referensi eksplorasi yang bakal dicantumkan dalam program migas nasional.

“Bahwa status cekungan migas Indonesia saat ini 70% berada di laut dan masih ada 33% area cekungan di laut itu yang tidak ada datanya sama sekali. Meskipun demikian bukan berarti di 67% area cekungan laut yang sudah ada data seismiknya aman, masih banyak PR yang harus dievaluasi,” kata Andang di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), Depok, Rabu (7/9/2016).

(Baca Juga: Cari Migas, Luhut Ajukan Anggaran Kerja Sama dengan TNI)

Dia berharap dengan adanya konsorsium ini temuan cadangan migas terutama di daerah offshore (lepas pantai) akan dipercepat melalui sinergi berbagai kapasitas nasional itu untuk melakukan riset dan eksplorasi laut. Penurunan produksi migas saat ini tidak hanya diakibatkan oleh penurunan aktif pemboran sebagai dampak penurunan harga minyak, namun juga oleh semakin tuanya lapangan migas yang ada.

“Upaya peningkatan produksi migas tidak terlepas dari upaya penemuan cadangan migas. Cadangan terbukti Indonesia hanya 3,7 miliar barel, lebih rendah dibanding proven reserve Malaysia,” jelasnya.

Andang menambahkan untuk itu diperlukan akselerasi kegiatan penemuan cadangan guna mencapai target peningkatan produksi. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan eksplorasi mempunyai peran yang strategis.

“Bagian barat Indonesia menjadi salah satu alternatif terobosan yang menarik,” jelasnya.

Salah satu pelaku industri migas nasional, Direktur Pengembangan Usaha PT Elnusa Tbk Budhi N Pangaribuan mengatakan suatu terobosan eksplorasi migas merupakan suatu keniscayaan dalam menyikapi berkurangnya lifting migas nasional dan minimnya temuan cadangan migas baru yang disebabkan oleh berbagai aspek. Salah satunya adalah semakin tuanya lapangan migas yang ada dan proses perizinan yang tidak sederhana.

“Indonesia memiliki kapasitas untuk melakukan survei seismik laut, baik dari institusi pemerintah maupun swasta nasional. Masing-masing mempunyai kapabilitasnya dan siap untuk mendukung program konsorsium,” tegas Budhi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bidik Produksi 1 Juta...
Bidik Produksi 1 Juta Barel Minyak, Eksplorasi Harus Digiatkan
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Konsumsi, Pengembangan Lapangan Migas Harus Dipercepat
Berburu Cadangan Migas...
Berburu Cadangan Migas Besar di Indonesia Timur
Mendorong Investasi...
Mendorong Investasi Migas, Skema Cost Recovery Dianggap Cocok
SKK Migas Ungkap Penyebab...
SKK Migas Ungkap Penyebab Produksi dan Lifting Migas Belum Capai Target
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
Berita Terkini
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
34 menit yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
58 menit yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
1 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
2 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
2 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved