JK: Nasionalisme Bikin BUMN Jadi Tidak Efisien

Kamis, 08 September 2016 - 12:16 WIB
JK: Nasionalisme Bikin...
JK: Nasionalisme Bikin BUMN Jadi Tidak Efisien
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) mengemukakan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejatinya bukan lahir dari nasionalisme. Nasionalisme justru yang selama ini membuat perusahaan pelat merah menjadi tidak efisien.

Dia mengungkapkan, BUMN justru lahir karena Indonesia membuat keperintisan. Indonesia berpikir bahwa sebuah perusahaan yang besar dibutuhkan sebagai pilar ekonomi bangsa.

"Tentu dibutuhkan perusahaan besar sebagai penggerak daripada itu, dan bagian itu tentu BUMN masuk dalam bagian itu. Itulah konsep awal dari pemikiran bagaimana BUMN tetap dibutuhkan dan dipertahankan dalam kehidupan ekonomi kita," katanya dalam pembukaan Indonesia Business & Development Expo 2016 di JCC, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Karena itu, beberapa BUMN seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) dan PT Semen Gresik (Persero) hadir. Perusahaan tersebut didirikan 100% oleh negara jauh sebelum nasionalisasi digulirkan. "BNI, ‎Pusri, Gresik, itu BUMN awal yang 100% didirikan pemerintah," imbuh dia.

Kemudian, lanjut JK, pada 1957 terjadilah nasionalisme secara besar-besaran. Kala itu, perusahaan negara banyak bermunculan hingga beranak cucu.

Menurutnya, akibat nasioalisme yang dilakukan secara tiba-tiba, justru timbul inefisiensi dari perusahaan-perusahaan negara tersebut. Sebab, para petingginya berasal dari kalangan yang tidak mengerti dunia bisnis secara utuh.

"Akibat nasionalisasi yang secara tiba-tiba, timbullah inefisiensi. Karena, para perwira yang tidak mengerti bisnis tiba-tiba jadi dirut, pegawai nasional ataupun apa tiba-tiba jadi pimpinan perusahaan. Semuanya uji coba," tandas JK.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cerita Perseteruan JK...
Cerita Perseteruan JK dan Rizal Ramli Diwarnai Ambisi Jadi Menkeu dan Menteri BUMN
Tingkatkan Sektor Kesehatan,...
Tingkatkan Sektor Kesehatan, Megawati dan JK Puji Kinerja Erick Thohir
Buntut Pemalsuan Tanda...
Buntut Pemalsuan Tanda Tangan Ketum DMI, Arief Rosyid Terancam Copot dari Komisaris BSI
Aliansi Ormas Islam...
Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris BUMN
JK Tegaskan Rencana...
JK Tegaskan Rencana Pertemuan dengan Megawati Atas Nama Pribadi Bukan Partai
Refly Harun Berharap...
Refly Harun Berharap Penegak Hukum Bisa Cerna Pesan JK
Berita Terkini
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
43 menit yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
1 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
1 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
2 jam yang lalu
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved