Menperin Dorong Pengembangan Industri Gasifikasi Batubara

Sabtu, 10 September 2016 - 12:24 WIB
Menperin Dorong Pengembangan...
Menperin Dorong Pengembangan Industri Gasifikasi Batubara
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong industri asal Negeri Sakura, IHI Corporation Japan untuk terus mengembangkan usahanya pada bidang gasifikasi batubara di Indonesia. Upaya ini dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan baku industri pupuk dan petrokimia.

“Kita punya cukup banyak batubara yang berkalori rendah dan perlu dikonversi untuk menjadi gas sintetis, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan pupuk dan metanol,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Sabtu (10/9/2016).

Dia menuturkan, IHI Corporation Japan telah membuat Protoype Plant Project untuk gasifikasi batubara di area pabrik Pupuk Kujang, Jawa Barat. Dalam kerja sama tersebut, anak usaha PT Pupuk Indonesia ini menjadi penyedia lahan, sedangkan IHI Corporation menjadi pengembang dan penyedia teknologi.

Menurutnya, gasifikasi juga merupakan salah satu energi alternatif yang bisa digunakan untuk industri. Apalagi, kebutuhan gas di industri pupuk cukup besar. "Dalam waktu dekat, saya akan undang juga pelaku industri pupuk untuk membicarakan hal ini," ungkap dia.

Dapat disampaikan, pabrik ini sudah dibangun sejak Agustus 2013. Pada Januari 2015, pabrik masuk tahap pengujian dan sukses melakukan gasifikasi batubara pertama. “Makanya, kami akan lihat success project-nya hingga saat ini,” kata Airlangga.

Diperkirakan, pabrik beroperasi komersial pada tahun 2017. Dalam masa pengujian, pabrik mengubah 50 ton batubara menjadi 1800 million metric british thermal unit (mmbtu) gas per hari. Adapun komposisi gas yang dihasilkan adalah 20% gas co, 30% gas co2, dan 50% gas h2.

Di samping itu, Airlangga mengatakan, IHI Corporation berkomitmen akan melibatkan engineering dalam negeri pada setiap proyeknya. “Mereka juga punya PT Cilegon Fabricators yang akan mengisi proyek pembangkit listrik 35 ribu Megawatt. Mereka juga telah mampu bikin boilers ukuran besar,” tandasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenperin Terus Kawal...
Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri
8 Persoalan Ini Bikin...
8 Persoalan Ini Bikin Pelaku Industri Puyeng Selama Pandemi
Hadapi New Normal, Kemenperin...
Hadapi New Normal, Kemenperin Berbenah Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri
Setahun Jokowi-Ma’ruf,...
Setahun Jokowi-Ma’ruf, Hilirisasi Industri Diklaim Semakin Optimal
Sektor Industri Masih...
Sektor Industri Masih Jadi Magnet Investasi, Serap Rp129,6 T di Semester I 2020
PMI Agustus Tembus Level...
PMI Agustus Tembus Level 50, Apakah Tanda Industri Manufaktur Mulai Pulih?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved