Menteri Susi Pegang Kunci Proyek Reklamasi

Minggu, 11 September 2016 - 11:23 WIB
Menteri Susi Pegang...
Menteri Susi Pegang Kunci Proyek Reklamasi
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memiliki peran penting sebagai kunci dalam menentukan kelanjutan proyek reklamasi. Ini tidak lepas dari UU No 1 Tahun 2014 yang mengamanatkan persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait dengan reklamasi.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron menyatakan, rekomendasi Susi yang ingin menghentikan proyek reklamasi karena dianggap merugikan nelayan seharusnya bisa jadi keputusan mutlak. Bahkan, tidak harus menunggu arahan dari Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kalau UU jalan tidak jalan bukan di Menko, di menteri teknis. Coba dilihat di UU, rekomendasi murni di menteri kecuali menjadi keputusan Presiden, ya sudah," ujarnya, saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (11/9/2016).

(Baca: Proyek Kontroversi Reklamasi Pantai Utara Jakarta)

Politisi Partai Demokrat tersebut menyampaikan, keberadaan pulau reklamasi telah merugikan nelayan. Terutama dalam kegiatan pemasaran yang menjadi lebih sulit.

"Karena adanya reklamasi juga sistem mata rantai pemasaran terhambat dan jadi dampaknya sangat berat. Akses pemasaran jadi semakin jauh," kata Herman.

Menurut Herman, wilayah tempuh nelayan dalam melakukan pemasaran akan semakin jauh dengan adanya pulau reklamasi. Apalagi fasilitas yang ada tidak bersahabat dengan nelayan.

(Baca: Luhut Putuskan Lanjutkan Reklamasi Pulau G)

"Akses kebutuhan melaut jadi sulit, mutar-mutar semakin jauh semakin panjang perjalanannya. Kecuali pulau reklamasi jadi fasilitas nelayan saya dukung," tuturnya.

Selain itu, kata dia, zona pemukiman nelayan dikhawatirkan juga akan berkurang karena digusur untuk fasilitas proyek reklamasi, sehingga jumlah nelayan bisa berkurang. "Pemukiman tergusur. Enggak akan ada lagi pemukiman nelayan," tandas Herman.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pantai Terindah dan...
5 Pantai Terindah dan Terdamai Indonesia Menurut Susi Pudjiastuti
Trenggono Temui Susi...
Trenggono Temui Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Ada Apa Ya?
Susi Pudjiastuti Kecewa...
Susi Pudjiastuti Kecewa Pesawatnya Dikeluarkan Paksa: Kuasa Begitu Hebatnya
Susi Pudjiastuti Minta...
Susi Pudjiastuti Minta Izin Keramba Jaring Apung di Pantai Timur Pangandaran Dicabut
Intip Koleksi Pesawat...
Intip Koleksi Pesawat Susi Pudjiastuti, dari Avanti II hingga LET 410
Susi Pudjiastuti: Kalau...
Susi Pudjiastuti: Kalau Malas, Ditenggelamkan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved