Ahok ke Kantor Luhut, Bahas Reklamasi?

Selasa, 13 September 2016 - 20:01 WIB
Ahok ke Kantor Luhut,...
Ahok ke Kantor Luhut, Bahas Reklamasi?
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama malam ini menyambangi Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kedatangan Ahok ini di tengah gemparnya keputusan Luhut meneruskan kembali kegiatan reklamasi Pulau G, Pantai Utara Jakarta.

Dari pantauan Sindonews, Luhut tiba di kantornya selepas menghadiri rapat kabinet terbatas di Istana Negara ‎sekitar pukul 19.15 WIB, disusul kemudian Ahok yang datang selang beberapa menit kemudian. Saat diberondong pertanyaan oleh para awak media, keduanya tidak mengucapkan sepatah katapun. Keduanya hanya menyunggingkan senyum dan langsung naik ke atas.

Dari agenda resmi Kemenko bidang Kemaritiman yang diterima sebelumnya,‎ Luhut memang berencana menggelar rapat terkait reklamasi Pulau G dengan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Namun, rapat yang rencananya dilaksanakan pukul 16.00 WIB urung dilaksanakan. Alasannya mantan Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan ini masih mengikuti rapat di Istana Negara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Luhut memutuskan untuk melanjutkan kegiatan reklamasi yang ada di Pulau G, Pantai Utara Jakarta. Hal ini berbanding terbalik dengan keputusan menko pendahulunya, Rizal Ramli.

Luhut mengatakan, dirinya telah meninjau langsung lokasi reklamasi di Pulau G. Menurutnya, hal-hal yang ditakutkan selama ini tidak terbukti sehingga kegiatan reklamasi di Pulau G tetap dilanjutkan.

"Kami sudah putuskan, kami putuskan ya kami lanjuti. Semua yang kami lihat soal dampak yang ditakutkan dari aspek hukum, aspek lingkungan, PLN, tidak ada masalah," katanya di Jakarta, Jumat (9/9/2016). Baca: Reklamasi Pulau G: Antara Luhut, Susi dan Ahok

Luhut mengungkapkan, pihaknya juga telah melakukan rekayasa engineering dan hasilnya semua bisa dilakukan. Dirinya menambahkan telah mendiskusikan hal ini dengan PLN dan BPPT.

"Semua ahli saya sertakan, jadi jangan kita bicara dipolitisasi. Saya mau semua bicara profesional, itu semua sudah kami lakukan assessment dan kami sampai pada kesimpulan bahwa keputusan untuk melanjutkan itu yang terbaik," imbuh dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
22 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
28 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
43 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
45 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
49 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
50 menit yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved