BI Perkirakan Neraca Perdagangan Agustus Surplus

Rabu, 14 September 2016 - 10:37 WIB
BI Perkirakan Neraca...
BI Perkirakan Neraca Perdagangan Agustus Surplus
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjio mengatakan, neraca perdagangan pada Agustus tahun ini akan terus mengalami tren surplus, meski tidak terlalu besar. Namun, pihaknya masih menunggu data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita harus tunggu data-data BPS untuk neraca perdagangan, jelas angka resminya ada di sana. Tapi angka-angka sementara yang kita perkirakan neraca dagangnya masih surplus kurang lebih sekitar Rp150 juta-an," kata dia di Jakarta, Selasa (13/9/2016) malam.

Eskpor meningkat cukup tinggi dan impor mengalami peningkatan di beberapa sektor komoditi. "Tidak hanya konsumsi, tapi impor bahan baku sudah mulai mengalami peningkatan, berarti itu tanda-tanda produksi dalam negeri mengalami peningkatan. Itu beberapa indikator yang ada," imbuhnya

Untuk ekspor, terutama ditopangan dari komoditas tidak hanya masalah beberapa barang komoditas, beberapa barang manufaktur juga diprediksi akan cukup bagus.

"Itu terlihat dari ekspor mesin, produk-produk kimia mengalami peningkatan, ini suatu tanda-tanda kalau ekspor manufaktur kita baik," pungkas Perry.

Di sisi lain, impor nonmigas juga mengalami peningkatan. Namun, tidak perlu dilihat dari sisi negatifnya untuk peningkatakan impor.

"Jangan dilihat secara buruk kenaikan impor khususnya bahan baku pertanda bahwa kegiatan produksi mengalami peningkatan produksi dalam negeri, menunjukkan dari sisi dunia usaha mulai meningkatkan produksinya. Sebagian bahan baku yang tidak bisa dipenuhi di dalam negeri, mereka kan impor, tidak mungkin pengusaha melakukan impor kalau tidak mempunyai ekspetasi permintaan itu akan meningkat," kata dia.

Maka, lanjut Perry, kenaikan impor nonmigas ini pertanda baik, lantaran dunia usaha juga sedang berkembang dan membutuhkan banyak impor nonmigas.

"Ini yang saya ingin tekankan, kenaikan impor nonmigas khususnya bahan baku merupakan petanda baik bahwa kegiatan produksi dalam negeri mengalami peningkatan karena dunia usaha melihat ada peningkatan permintaan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bagaimana BI Memandang...
Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, BI : Perkuat Ketahanan Eksternal
BI: Neraca Dagang Surplus...
BI: Neraca Dagang Surplus Bikin Ketahanan Ekonomi Positif
Neraca Perdagangan Surplus...
Neraca Perdagangan Surplus USD3,94 Miliar, Begini Respons BI
Cara BI Memandang Tren...
Cara BI Memandang Tren Surplus Neraca Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Upacara 17 Agustus:...
Upacara 17 Agustus: Jokowi-Prabowo di IKN, Ma'ruf-Gibran di Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved