Jokowi Diminta Ikuti Jejak Soeharto Soal Tax Amnesty

Kamis, 15 September 2016 - 13:05 WIB
Jokowi Diminta Ikuti...
Jokowi Diminta Ikuti Jejak Soeharto Soal Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Fuad Bawazier mengungkapkan, Soeharto semasa jadi Presiden Indonesia pernah mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty pada 1984. Setelah itu banyak pihak yang mengikuti langkah orang yang pernah memimpin Indonesia selama 32 tahun tersebut.

(Baca Juga: Mantan Menkeu: Tax Amnesty Bermasalah sejak Awal)

Dia menjelaskan, dirinya juga mengikuti tax amnesty pada 1984. Selanjutnya disusul para pejabat di pemerintahan mulai dari eselon V yang paling bawah. "Ini mengingatkan saya ada pengampunan pajak tahun 1984. Saya sudah ikut, eselon V paling rendah sudah ikut. Pak Harto juga ikut pengampunan pajak 1984," ujarnya di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Saking ingatnya dengan momen tersebut, Fuad bahkan masih menyimpan bukti setoran tax amnesty dari pejabat yang berpartisipasi. Uniknya, program pengampunan pajak waktu itu menurutnya tidak seheboh saat ini.

"Saya pegang terus bukti setornya asli berapa-berapa masih ada tahun 1984 lengkap. Semua ikut pegawai pajak ikut, Pak Harto ikut, enggak ramai memang enggak heboh," sambung Bawazier.

Sedangkan, lanjut dia, jika Soeharto sebagai pimpinan tertinggi negara saja ikut tax amnesty harusnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa melakukan hal serupa. Bahkan kalau perlu help desk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak ditaruh di dalam Istana.

"Help desk pindah ke Istana, Jokowi monggo isi lalu ke Ditjen Pajak, Kementerian Keuangan. Kalau semua pejabat sudah, rakyat baru mau sumbang uang sebagai patriotisme enggak apa-apa lah, amal," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
41 menit yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
8 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
9 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
9 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
9 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
9 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved