Kebijakan Tax Amnesty Diramal Dorong Harga Properti

Jum'at, 16 September 2016 - 11:35 WIB
Kebijakan Tax Amnesty...
Kebijakan Tax Amnesty Diramal Dorong Harga Properti
A A A
JAKARTA - Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) diramal dapat mendorong harga properti pada awal 2017 hingga sebesar 5%.

Assistant Vice President Strategic Marketing Residential PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Agung Wirajaya‎ mengatakan, program amnesti pajak yang dijalankan pemerintah hingga akhir Maret 2017, akan membawa berkah bagi pengembang properti.

‎Aliran dana peserta amnesti pajak yang dikunci selama tiga tahun, dibolehkan masuk ke sektor riil yang dikuatkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 122/PMK.08/2016.

Menurutnya, wajib pajak peserta amnesti pajak saat ini sedang mengurusi segala macam administrasi dan prosedur yang ditentukan pemerintah, setelah itu baru akan masuk ke instrumen investasi, salah satunya properti.

"Pada awal tahun akan banyak (masuk ke properti) dan harga properti nantinya akan naik, seiring supply dan demand," kata Agung di Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Lebih lanjut dia menjelaskan, investasi di properti akan menjadi pilihan utama bagi peserta amnesti pajak, karena keuntungannya lebih besar dan memiliki risiko sangat kecil dibanding instrumen investasi lainnya.

"Properti itu gain (keuntungan) paling tinggi, karena permintaan yang banyak pada awal tahun depan harganya diperkirakan naik 5%," tuturnya.

Deputy General Manager Grand Madison Emil Sugeng Utomo menambahkan, sudah banyak wajib pajak yang mengikuti program amnesti pajak bertanya-tanya mengenai proyek yang ditawarkan Agung Podomoro Land, salah satunya kondominium Grand Madison.

"Peminatnya banyak, cuman mereka sekarang masih mengurus administrasi amnesti pajak dulu, baru membeli properti," ucap Emil.

Dia menjelaskan, Grand Madison berada di dalam Superblock Podomoro City dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare, memiliki ketinggian 41 lantai dengan total hunian 332 unit. "Sekarang pembangunan sudah 20% dan sudah terjual 50%, diperkirakan akan selesai seluruhnya pada 2018 dan serah terima pada Desember 2018," lanjutnya.

Salah satu keunggulan dari Grand Madison yaitu konsep smart home, di mana pemilik dapat mematikan lampu melalui ponselnya walaupun sedang berada di luar negeri.

"‎Kondominium ini kami tawarkan mulai dari harga Rp2,5 miliar hingga Rp5 miliar dengan tipe 2 hingga 3 kamar, luasnya dari 51,8 m2 sampai 118,8 m2," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perpanjangan Insentif...
Perpanjangan Insentif Pajak, Diyakini Dongkrak Industri Properti
Ternyata, Relaksasi...
Ternyata, Relaksasi Pajak Properti hanya Menguntungkan Pengembang Tertentu Saja
Relaksasi PPN Bakal...
Relaksasi PPN Bakal Gairahkan Lagi Sektor Properti
Pelaku Usaha Optimistis...
Pelaku Usaha Optimistis Sektor Properti Akan Tumbuh di 2022
Insentif Pajak hingga...
Insentif Pajak hingga DP0% Jadi Momentum Geliatkan Industri Properti
Modernland Cilejit Manfaatkan...
Modernland Cilejit Manfaatkan Insentif Pajak Properti Lewat Cluster Ramma
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
57 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved