Soal Tax Amnesty, Darmin Sebut Singapura Ketahuan Belangnya
Jum'at, 16 September 2016 - 15:46 WIB
Soal Tax Amnesty, Darmin Sebut Singapura Ketahuan Belangnya
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution tidak kaget atas langkah private bank Singapura yang berusaha menjegal program pengampunan pajak (tax amnesty), dengan berniat melaporkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengikuti amnesti pajak.
Menurutnya, keinginan Singapura untuk menghalangi program pengampunan pajak sejak lama. Hanya saja, sebelumnya tidak ada pihak yang mau mengakui hal tersebut.
"Semua orang sudah tahu ada upaya mereka untuk menghambat itu (tax amnesty). Cuma selama ini ya tidak ada yang mengaku. Ya sekarang ada yang kelihatan belangnya gitu," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
Meskipun pemerintah Singapura belum angkat bicara mengenai hal tersebut, namun mantan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) ini menganggap bahwa isu pelaporan ke polisi Singapura semakin menguatkan anggapan bahwa Negeri Singa Putih itu memang tengah berusaha menggagalkan program pengampunan pajak.
"Intinya kita sudah makin tahu makin ada bukti bahwa memang ada upaya untuk menghambat itu. Karena, kalau soalnya transaksi mencurigakan, kenapa waktu (dana WNI) masuk dia enggak ribut? Waktu keluar malah ribut. Itu enggak konsisten," tegas dia.
Terlepas dari hal tersebut, mantan Gubernur Bank Indonesia ini tetap yakin program amnesti pajak akan tetap sukses, dan warga negara Indonesia tetap memilih untuk menyimpan uangnya di Tanah Air. "Saya enggak percaya itu. Mereka pasti lebih nyaman dengan tinggal di Indonesia," tandas Darmin.
Menurutnya, keinginan Singapura untuk menghalangi program pengampunan pajak sejak lama. Hanya saja, sebelumnya tidak ada pihak yang mau mengakui hal tersebut.
"Semua orang sudah tahu ada upaya mereka untuk menghambat itu (tax amnesty). Cuma selama ini ya tidak ada yang mengaku. Ya sekarang ada yang kelihatan belangnya gitu," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
Meskipun pemerintah Singapura belum angkat bicara mengenai hal tersebut, namun mantan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) ini menganggap bahwa isu pelaporan ke polisi Singapura semakin menguatkan anggapan bahwa Negeri Singa Putih itu memang tengah berusaha menggagalkan program pengampunan pajak.
"Intinya kita sudah makin tahu makin ada bukti bahwa memang ada upaya untuk menghambat itu. Karena, kalau soalnya transaksi mencurigakan, kenapa waktu (dana WNI) masuk dia enggak ribut? Waktu keluar malah ribut. Itu enggak konsisten," tegas dia.
Terlepas dari hal tersebut, mantan Gubernur Bank Indonesia ini tetap yakin program amnesti pajak akan tetap sukses, dan warga negara Indonesia tetap memilih untuk menyimpan uangnya di Tanah Air. "Saya enggak percaya itu. Mereka pasti lebih nyaman dengan tinggal di Indonesia," tandas Darmin.
(izz)
Lihat Juga :