Sri Mulyani Minta Singapura Tak Perlu Periksa Dana Tax Amnesty

Jum'at, 16 September 2016 - 19:14 WIB
Sri Mulyani Minta Singapura...
Sri Mulyani Minta Singapura Tak Perlu Periksa Dana Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Kampanye tax amnesty yang dilakukan Pemerintah Indonesia, membuat Singapura gerah. Negeri Singa Merlion lantas melakukan manuver bagi warga Indonesia yang menyimpan uang di sana untuk tidak melakukan repatriasi.

Otoritas Singapura kabarnya memanfaatkan program pengampunan pajak untuk menahan para Wajib Pajak (WP) dengan alasan penghindaran pajak.

Bahkan, warga Indonesia yang yang memiliki uang di Singapura, setiap melakukan transaksi keuangan direkam oleh Financial Action Task Force (FATF). Dan mereka bisa dilaporkan kepada kepolisian setempat.

"Saya mendapati berita yang mengatakan masyarakat Indonesia yang ikut tax amnesty (di Singapura) kemudian bertransaksi, keuangannya direkam oleh FATF. Dan bisa dilaporkan ke polisi," terang Menteri Keuangan Sri Mulyani Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Sri Mulyani menilai hal tersebut persoalan yang serius. Karena itu, ia segera melakukan pengecekan langsung ke Pemerintah Singapura, dengan menghubungi Deputi Perdana Menteri Tharman Shanmugaratnam.

Dari hasil pembicaraan, cerita Ani, MAS (Monetary Authority of Singapore) mengumpulkan bank-bank terutama bank yang pegang akun high-wealth individual Indonesia. Rekening high-wealth ini biasanya disimpan di private banking.

"Mereka menyatakan dengan tegas, bank-bank itu diminta untuk memfasilitasi para high-wealth individual ini, mereka orang kaya yang menyimpan dana di Singapura untuk tidak diberikan kendala atau dihalangi dan bahkan harus difasilitasi mampu ikut program tax amnesty di Indonesia," katanya.

Namun, Ani menambahkan, langkah bank-bank tersebut melalukan pelaporan data transaksi dari WINI di Singapura merupakan kebijakan umum yang berlaku di negara bersangkutan.

"Bank-bank itu harus lapor transaksi itu, itu adalah kewajiban yang memang harus dilakukan bank-bank di sana sama seperti bank-bank di Indonesia yang harus melakukan pelaporan apabila ada transaksi mencurigakan, apakah itu menyangkut pencucian uang maupun terorisme," jelasnya.

Sri Mulyani pun meyakinkan otoritas Singapura bahwa dana yang dilaporkan dalam tax amnesty tidak perlu diperiksa. Pasalnya, dana tersebut telah diizinkan untuk masuk ke Indonesia tanpa diketahui asal muasalnya.

Sementara itu, Menko bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan belum mendapat laporan resmi dari Singapura. Dia baru mengetahuinya setelah membaca dari siaran pers.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Tax Amnesty Jilid II...
Tax Amnesty Jilid II Selesai, 11 Crazy Rich RI Ikut Pengampunan Pajak
Dikritik Soal Pajak,...
Dikritik Soal Pajak, Sri Mulyani Maju Terus Pantang Mundur
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Kick Off Sosialisasi...
Kick Off Sosialisasi UU HPP, Sri Mulyani: Reformasi Pajak Dibutuhkan
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
10 menit yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
49 menit yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
1 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
1 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
2 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
3 jam yang lalu
Infografis
Bocoran 4 Calon Menkeu...
Bocoran 4 Calon Menkeu Pilihan Prabowo untuk Gantikan Sri Mulyani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved