Kemenkeu Semringah Dana Tax Amnesty Tembus Rp1.000 Triliun

Selasa, 20 September 2016 - 12:47 WIB
Kemenkeu Semringah Dana...
Kemenkeu Semringah Dana Tax Amnesty Tembus Rp1.000 Triliun
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengapresiasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) lantaran hingga hari ini, jumlah dana tax amnesty sudah mencapai Rp1.029 triliun. Tembusnya pelaporan harta ini diharapkan mampu menembus target pemerintah yakni sebesar Rp4.000 triliun hingga akhir periode tax amnesty.

(Baca: Dana Tax Amnesty Tembus Rp1.000 Triliun)

Komposisi dari harta tersebut, diklasifikasikan yakni, repatriasi Rp55,5 triliun atau 5%, deklarasi luar negeri Rp261 triliun atau 25% dan deklarasi dalam negeri Rp713 triliun atau 69%.

"Kami senang dan apresiasi. Kami usahakan, setiap hari ada lonjakan luar biasa. ‎Dalam weekend-weekend ini masuknya besar, yang lapor banyak. Mudah-mudahan penerimaan pajak secara keseluruhan bisa tercapai," kata dia di hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Mardiasmo menuturkan, pagi hari ini uang tebusan dari SPH sudah ada yang masuk sebesar Rp24 triliun. Dan dari surat setoran pajak (SSP) yang sudah masuk ke kas negara sebesar Rp32,1 triliun pada pukul 06.30 WIB.

"Jad, per jam bisa dicover. Komposisi harta sudah lebih dari Rp1.000 triliun, repatriasi Rp55 triliun. Ini menunjukkan sudah ada pergerakan jadi
engine of growth," imbuhnya.

Pihaknya berharap, ke depannya tax based dalam negeri menjadi lebih baik, degan harta yang sudah masuk dari aset kekayaan wajib pajak. Yang tadinya belum masuk, kemudian masuk, yang tadinya belum lapor jadi melapor.

"Jadi nanti dimasukkan di 2017 sehingga ada lonjakan penerimaan. Jadi, belanja modal infrastruktur bukan belanja konsumsi. Kenaikan APBN kan juga diikuti dengan belanja modal untuk infrastruktur, bukan untuk pembangunan kantor, dan lainnya," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
12 menit yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
1 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
2 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
3 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
12 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
14 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved