Sri Mulyani Ungkap Harta WNI di Singapura Rp2.600 Triliun

Selasa, 20 September 2016 - 17:05 WIB
Sri Mulyani Ungkap Harta...
Sri Mulyani Ungkap Harta WNI di Singapura Rp2.600 Triliun
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan bahwa ada Rp2.600 triliun harta Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditempatkan di Singapura. Di antaranya sebanyak Rp650 triliun berbentuk bukan aset investasi atau non investable asset.

(Baca Juga: Niat Jegal Tax Amnesty, Sri Mulyani Nilai Singapura Ketakutan)

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, sekitar sepertiga dari total aset tersebut dialokasikan dalam bentuk real estate bukan sebagai investasi yang produktif. Seperti diketahui sebelumnya Singapura berniat menjegal tax amnesty saat private bank di Singapura akan melaporkan WNI peserta amnesti pajak ke kepolisian setempat.

"Berdasarkan lembaga konsultan terkemuka dunia sekitar Rp2.600 triliun yang disimpan di negara Singapura sendiri. Di mana sekitar Rp650 triliun disimpan dalam bentuk non investable asset dalam bentuk real estate," ujarnya di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

(Baca Juga: Sri Mulyani: Empat Bank Singapura Penadah Terbesar Uang WNI)

Lebih lanjut dia menerangkan sisanya senilai Rp1.950 triliun disimpan dalam bentuk investasi produktif. Mereka menempatkan uangnya di deposito, surat berharga, dan pasar saham. "Rp1.950 triliun diinvestasikan dan disimpan dalam bentuk investable asset, seperti deposito, surat berharga, dan saham," kata dia.

Dia menyampaikan, jumlah Rp2.600 triliun harta WNI di Negeri Singa Putih -julukan Singapura- ini belum termasuk yang ditaruh di negara lain. Di antaranya Hong Kong, Macau hingga Panama. "Harta yang lebih dari Rp2.500 triliun belum termasuk data di negara yuridiksi lainnya. Seperti Hong Kong, Macau, Luxemburg, Swiss, dan Panama," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
24 menit yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
42 menit yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
1 jam yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
3 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
9 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
12 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved