Percepat Kedaulatan Energi, Pemerintah Dorong Bangun PLTS

Selasa, 20 September 2016 - 19:13 WIB
Percepat Kedaulatan...
Percepat Kedaulatan Energi, Pemerintah Dorong Bangun PLTS
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman saat ini tengah gencar mendorong percepatan pencapaian bauran energi primer dan kedaulatan energi nasional. Salah satunya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai daerah di Tanah Air.

Deputi II Bidang Sumber Daya dan Jasa Kemenko bidang Kemaritiman Agung Kuswandono mengatakan, pembangunan PLTS merupakan wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan peran energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi primer.

Sebab, kata dia, pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional menargetkan peran EBT dalam bauran energi nasional dapat meningkat hingga 23% pada 2025.

"Salah satu energi baru terbarukan yang memiliki potensi cukup tinggi dan sangat potensial untuk dikembangkan adalah bersumber dari energi surya," kata dia dalam rilisnya yang diterima Sindonews di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Agung menjelaskan, pembangunan PLTS dapat dilakukan oleh PT PLN (Persero) ataupun produsen listrik swasta (independent power producen/IPP). Nantinya, listrik yang dihasilkan IPP dapat dijual kepada PLN atau langsung kepada konsumen dengan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku.

Kementerian ESDM telah menetapkan patokan pembelian harga energi (feed in tariff) untuk tenaga listrik dari PLTS ‎yang tercantum dalam Permen ESDM Nomor 19 tahun 2016 tentang Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenagasurya Fotovoltalk oleh PLN.

Agung berharap, melalui rapat koordinasi ini semua pihak dapat tergerak untuk merealisasikan kebijakan energi nasional dengan pembangunan PLTS. Dengan begitu, daerah yang masih mengalami krisis listrik khususnya daerah terpencil memiliki akses energi listrik.

"Harapan yang ingin dicapai dari rakor ini, agar dihasilkan kerja sama yang baik antara IPP di bidang tenaga surya, PLN, dan pemerintah daerah," imbuh dia.

Sebagai tindak lanjut dari rakor ini, tambah dia, pihaknya akan berupaya memfasilitasi para pihak terkait terutama Pemerintah Daerah yang berminat membangun dan mengembangkan PLTS. "Dan kami akan melakukan pemantauan lapangan ke daerah atas progress pembangunan PLTS tersebut," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
26 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
45 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved