Sri Mulyani Terima Banyak Keluhan dari Peserta Tax Amnesty

Sabtu, 24 September 2016 - 17:18 WIB
Sri Mulyani Terima Banyak...
Sri Mulyani Terima Banyak Keluhan dari Peserta Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyambangi Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk meninjau pelayanan program pengampunan pajak (tax amnesty). Dari hasil tinjauannya tersebut, dia mengaku mendapat banyak keluhan dari para wajib pajak.

Dia mencontohkan, salah satu peserta tax amnesty mengeluhkan rumitnya kelengkapan persyaratan dan administrasi yang harus dipenuhi. Padahal, dia sudah membayar uang tebusan dan mendapatkan surat pernyataan harta (SPH).

"‎Lalu ada yang mengatakan sudah mendaftar minggu lalu, minggu ini tadi urutannya‎ hangus lagi. Kemudian ada yang mengatakan mereka butuh waktu atau datang lagi," ujarnya di Gedung Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Sabtu (24/9/2016).

(Baca: Week End, Kantor Pajak Diserbu Calon Peserta Tax Amnesty)

Wanita yang akrab disapa Ani ini tidak menampik pelayanan kantor pajak masih terbilang lama. Hal ini lantaran beberapa calon peserta mengutus seseorang untuk mendaftar, namun seseorang tersebut tidak tahu detail mengenai data dan informasi calon peserta tersebut.

"‎Karena itu, dengan volume yang terus naik kalau harus ngecek yang kecil itu butuh waktu 5 menit-10 menit. Bahkan tadi rata-rata 10 menit-15 menit," imbuhnya.

(Baca: Peserta Tax Amnesty Membludak, Sri Mulyani Sambangi Ditjen Pajak)

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, persoalan kecil tersebut akan menjadi besar jika jumlah calon peserta yang akan mendaftar dalam satu hari berjumlah ribuan. Sebab itu, pemerintah memberikan keringanan agar kelengkapan administrasi dapat diserahkan dalam waktu berikutnya asalkan deklarasi sudah dilakukan dan uang tebusan sudah dibayar.

"Kalau volume yang datang ribuan, mungkin akan jadi suatu persoalan dari sisi pengelolaan waktu. Kita coba nanti dengan berbagai macam cara. Termasuk dengan kelengkapan administrasinya mungkin bisa ditunda sesudahnya," tandas Ani.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Tax Amnesty Jilid II...
Tax Amnesty Jilid II Selesai, 11 Crazy Rich RI Ikut Pengampunan Pajak
Dikritik Soal Pajak,...
Dikritik Soal Pajak, Sri Mulyani Maju Terus Pantang Mundur
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Kick Off Sosialisasi...
Kick Off Sosialisasi UU HPP, Sri Mulyani: Reformasi Pajak Dibutuhkan
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
6 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
6 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
8 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
8 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
8 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved