Wall Street Menguat Berkat Sektor Konsumen dan Teknologi

Rabu, 28 September 2016 - 08:04 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Berkat Sektor Konsumen dan Teknologi
A A A
NEW YORK - Sektor saham konsumen dan teknologi, termasuk saham Amazon memimpin kenaikan Wall Street pada penutupan perdagangan kemarin. Sementara, kemenangan yang dirasakan oleh Calon Presiden Partai Demokrat Hillary Clinton dalam debat capres pertama kemarin memberikan dukungan lebih luas untuk ekuitas.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/9/2016), ini kenaikan pertama mereka dalam tiga sesi, di mana Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,74% menjadi 18.228,3 poin, Indeks S&P 500 naik 0,64% menjadi 2.159,93, dan Indeks Nasdaq Composite naik 0,92% menjadi 5.305,71.

Sektor teknologi pada Indeks S&P 500 menguat 1,15%, didukung oleh kenaikan saham Microsoft yang naik 1,85% dan saham Facebook naik 1,08%. Saham Amazon.com melompat 2,12% dan indeks konsumen discretionary naik 0,99% setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa indeks kepercayaan konsumen untuk September naik ke level tertinggi dalam sembilan tahun.

"Dari perspektif pasar, benar atau salah, ada pemahaman bahwa di tangan Clinton akan menjadi aman, ada sangat sedikit ketidakpastian di sana," kata Brad McMillan, kepala investasi untuk Commonwealth Keuangan di Waltham, Massachusetts.

Kenaikan indeks kepercayaan konsumen juga mendorong saham Coca-Cola Co naik 1,28% dan sahan Nike yang naik 1,73%. "Saham Konsumen tampaknya akan membaik sedikit setelah mengalami kesulitan, mungkin satu atau dua bulan," kata Mark Spellman, manajer portofolio di Alpine Dana di New York.

Di sisi lain, harga minyak jatuh 3% karena harapan untuk kesepakatan untuk memangkas produksi pudar pada pertemuan produsen utama di Aljazair.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
24 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
54 menit yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
4 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved