Ketua Tim Ahli Wapres Ramal Target Tax Amnesty Meleset

Rabu, 28 September 2016 - 16:05 WIB
Ketua Tim Ahli Wapres...
Ketua Tim Ahli Wapres Ramal Target Tax Amnesty Meleset
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Ahli Wakil Presiden (Wapres) RI Sofjan Wanandi memprediksi uang tebusan yang masuk ke kas negara dari program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak akan mencapai target. Hingga akhir periode, diperkirakan uang tebusan hanya akan mencapai Rp100 triliun.

Dia menilai, target yang ditetapkan pemerintah sejak awal sudah terlalu tinggi, yaitu sebesar Rp165 triliun uang tebusan hingga akhir periode. "Kalau sampai akhir periode Rp100 triliun. Enggak mungkin tercapai target, memang terlalu tinggi kita sudah bilang itu ketinggian dari awal. Kan tadinya kita pikir Rp70 triliun," katanya di JCC, Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Terlepas dari hal tersebut, mantan Ketua Umum Apindo ini berpandangan bahwa program tax amnesty yang ada di Indonesia adalah yang terbaik di dunia. Pasalnya, hingga saat ini realisasi harta yang dilaporkan dalam tax amnesty sudah sangat besar.

Dia mengaku tidak menduga masyarakat begitu antusias dan hasil yang diperoleh dari program amnesti pajak sangat besar. Bahkan, dia memperkirakan hingga akhir periode I uang tebusan yang akan masuk ke kas negara akan mencapai Rp80 triliun.

"Hasil (tax amnesty) yang sekarang itu sebenarnya di luar dugaan. Itu besar sekali (realisasi tax amnesty), periode pertama ini saya perkirakan bisa mencapai Rp80 triliun. Sampai akhir bulan ini dan itu sudah sangat baik," imbuhnya.

Sofjan berharap, pemerintah tidak hanya berhenti pada program amnesti pajak semata. Namun, ke depannya harus ada reformasi sistem perpajakan sehingga warga negara Indonesia (WNI) lebih memilih untuk menyimpan uangnya di dalam negeri ketimbang di luar negeri.

"Kita kembalikan ke pemerintah. Jangan sampai berhenti di sini, karena harus dilanjutkan dengan cara reform perpajakan KUP, PPh, PPN. Sama juga bagaimana perubahan kepercayaan melalui sistem IT perpajakan. Ini harus ada. Ini harus diteruskan dan jangan saling curiga," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
8 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
9 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
10 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
10 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
11 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved