IHSG Sesi I Makin Menyusut Saat Rupiah Lesu
Rabu, 05 Oktober 2016 - 12:38 WIB
IHSG Sesi I Makin Menyusut Saat Rupiah Lesu
A
A
A
JAKARTA - IHSG pada perdagangan sesi I hari ini semakin menyusut sejak pembukaan tadi pagi. Bursa saham Tanah Air siang ini turun 66,73 poin atau 1,22% ke level 5.405,58.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka berkurang 27,89 poin atau 0,51% ke level 5.444,43 pada saat bursa Asia bergerak variatif. Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir menguat tipis 0,15% atau setara dengan 8,40 poin ke level 5.472,32.
(Baca Juga: Rupiah Sesi Pagi Menguat Tipis, USD Dekati Level Tertinggi)
Sektor saham dalam negeri secara keseluruhan masih berada di zona merah, tanpa terkecuali. Pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri yang anjlok 2,22% disusul sektor manufaktur yang turun 1,71%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,02 triliun dengan 3,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp165,1 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,19 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp1,02 triliun. Tercatat 76 saham menguat, 203 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO). Sedangkan PT Astra International Tbk. (ASII), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) serta PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang lesu, meski tidak terlalu dalam. Menurut data Yahoo Finance, rupiah siang ini berada di level Rp12.990/USD atau melemah dibanding pentupan kemarin di level Rp12.985/USD. Siang ini rupiah berada di kisaran Rp12.973-Rp13.013/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada sesi I berada di level Rp12.999/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat melemah dibanding sebelumnya yang berada di level Rp12.978/USD dengan kisaran level Rp12.982-Rp13.011/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp12.995/USD. Posisi ini lebih baik dari posisi kemarin di level Rp12.998/USD.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka berkurang 27,89 poin atau 0,51% ke level 5.444,43 pada saat bursa Asia bergerak variatif. Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir menguat tipis 0,15% atau setara dengan 8,40 poin ke level 5.472,32.
(Baca Juga: Rupiah Sesi Pagi Menguat Tipis, USD Dekati Level Tertinggi)
Sektor saham dalam negeri secara keseluruhan masih berada di zona merah, tanpa terkecuali. Pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri yang anjlok 2,22% disusul sektor manufaktur yang turun 1,71%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,02 triliun dengan 3,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp165,1 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,19 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp1,02 triliun. Tercatat 76 saham menguat, 203 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO). Sedangkan PT Astra International Tbk. (ASII), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) serta PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang lesu, meski tidak terlalu dalam. Menurut data Yahoo Finance, rupiah siang ini berada di level Rp12.990/USD atau melemah dibanding pentupan kemarin di level Rp12.985/USD. Siang ini rupiah berada di kisaran Rp12.973-Rp13.013/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada sesi I berada di level Rp12.999/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat melemah dibanding sebelumnya yang berada di level Rp12.978/USD dengan kisaran level Rp12.982-Rp13.011/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp12.995/USD. Posisi ini lebih baik dari posisi kemarin di level Rp12.998/USD.
(akr)
Lihat Juga :