Nikkei Luncurkan Indeks Baru untuk Saham Asia
Rabu, 05 Oktober 2016 - 18:59 WIB
Nikkei Luncurkan Indeks Baru untuk Saham Asia
A
A
A
SINGAPURA - Nihon Keizai Shinbun atau kerap disebut Nikkei, lembaga ekonomi terbesar di Jepang, mengumumkan akan membuat indeks saham baru yang menampilkan lebih dari 300 perusahaan terkemuka dari seluruh Asia.
Melansir Nikkei Asian Review, Rabu (5/10/2016), Presiden dan CEO Nikkei Naotoshi Okada sudah bertemu dengan Chief Executive SGX (bursa saham Singapura) Loh Boon Chye menyepakati pembentukan Nikkei Asia300.
Nikkei Asia300 rencananya berlaku mulai Desember 2016, dimana indeks ini akan memberikan sebuah barometer dari kelompok perusahaan yang memaikan peran besar di panggung ekonomi global. Singapore Exchange (SGX) sepakat untuk menghitung indeks mereka atas nama Nikkei Asia 300. Dan indeks ini akan memberikan ulasan serta menyampaikan berita berdasarkan analisis indeks yang mereka buat.
Loh Boon Chye mengatakan akan memberi investor soal pemahaman yang lebih dalam mengenai perusahaan top di Asia. “Dengan mengubah daftar efek ke dalam portofolio indeks,” ujarnya seperti dilansir Nikkei Asian Review.
Sambung dia, investor akan dapat melacak dan mendapat benchmark terhadap perusahaan terkemuka di Asia. Mereka juga mendapatkan wawasan yang lebih baik ke dalam kinerja portofolio.
Sementara itu, Okada mengatakan Nikkei Asia300 akan menunjukkan kekuatan Asia sebagai pusat pertumbuhan global. “Nikkei akan terus proaktif dalam memberikan informasi mengenai perusahaan Asia yang dinamis kepada audiens internasional”.
Nikkei juga akan membuat sebuah indeks untuk asosiasi kepada negara-negara Asia Tenggara, bersama dnegan indeks khusus untuk 11 negara dan wilayah.
Indeks utama Nikkei Asia300 akan dihitung mulai Senin hingga Jumat sejak pukul 09:00 waktu Jepang, ketika perdagangan saham juga mulai di Korea Selatan, hingga pukul 19:00 waktu Jepang, ketika perdagangan sudah selesai di India.
Adapun indeks ASEAN akan tersedia secara real time. Sementara indeks lainnya akan dipublikasikan sekali sehari, setelah pasar tutup.
Sejatinya ide pembentukan indeks Nikke Asia300 sudah dilontarkan sejak November tahun lalu. Surat kabar bisnis Nikkei dan Nikkei Asia Review telah melaporkan secara luas kepada para emiten yang dijuluki Asia300.
Indeks ASEAN juga akan tersedia secara real time. Indeks lainnya akan dipublikasikan sekali sehari, setelah pasar tutup.Perusahaan dari China, Hong Kong, India, Taiwan, Korea Selatan dan Asia Tenggara dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar, potensi pertumbuhan dan faktor lainnya.
Dengan indeks baru sebagai landasan, Nikkei berencana meluncurkan indeks tambahan yang akan memberikan dasar untuk produk keuangan.
Melansir Nikkei Asian Review, Rabu (5/10/2016), Presiden dan CEO Nikkei Naotoshi Okada sudah bertemu dengan Chief Executive SGX (bursa saham Singapura) Loh Boon Chye menyepakati pembentukan Nikkei Asia300.
Nikkei Asia300 rencananya berlaku mulai Desember 2016, dimana indeks ini akan memberikan sebuah barometer dari kelompok perusahaan yang memaikan peran besar di panggung ekonomi global. Singapore Exchange (SGX) sepakat untuk menghitung indeks mereka atas nama Nikkei Asia 300. Dan indeks ini akan memberikan ulasan serta menyampaikan berita berdasarkan analisis indeks yang mereka buat.
Loh Boon Chye mengatakan akan memberi investor soal pemahaman yang lebih dalam mengenai perusahaan top di Asia. “Dengan mengubah daftar efek ke dalam portofolio indeks,” ujarnya seperti dilansir Nikkei Asian Review.
Sambung dia, investor akan dapat melacak dan mendapat benchmark terhadap perusahaan terkemuka di Asia. Mereka juga mendapatkan wawasan yang lebih baik ke dalam kinerja portofolio.
Sementara itu, Okada mengatakan Nikkei Asia300 akan menunjukkan kekuatan Asia sebagai pusat pertumbuhan global. “Nikkei akan terus proaktif dalam memberikan informasi mengenai perusahaan Asia yang dinamis kepada audiens internasional”.
Nikkei juga akan membuat sebuah indeks untuk asosiasi kepada negara-negara Asia Tenggara, bersama dnegan indeks khusus untuk 11 negara dan wilayah.
Indeks utama Nikkei Asia300 akan dihitung mulai Senin hingga Jumat sejak pukul 09:00 waktu Jepang, ketika perdagangan saham juga mulai di Korea Selatan, hingga pukul 19:00 waktu Jepang, ketika perdagangan sudah selesai di India.
Adapun indeks ASEAN akan tersedia secara real time. Sementara indeks lainnya akan dipublikasikan sekali sehari, setelah pasar tutup.
Sejatinya ide pembentukan indeks Nikke Asia300 sudah dilontarkan sejak November tahun lalu. Surat kabar bisnis Nikkei dan Nikkei Asia Review telah melaporkan secara luas kepada para emiten yang dijuluki Asia300.
Indeks ASEAN juga akan tersedia secara real time. Indeks lainnya akan dipublikasikan sekali sehari, setelah pasar tutup.Perusahaan dari China, Hong Kong, India, Taiwan, Korea Selatan dan Asia Tenggara dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar, potensi pertumbuhan dan faktor lainnya.
Dengan indeks baru sebagai landasan, Nikkei berencana meluncurkan indeks tambahan yang akan memberikan dasar untuk produk keuangan.
(ven)
Lihat Juga :