Menko Darmin Minta Waspadai Cabai

Kamis, 06 Oktober 2016 - 05:32 WIB
Menko Darmin Minta Waspadai...
Menko Darmin Minta Waspadai Cabai
A A A
JAKARTA - Musim hujan yang terjadi belakangan ini mendapat sorotan dari Menko Perekonomian Darmin Nasution. Bukan bermaksud ikut-ikutan meramal cuaca. Bekas Gubernur Bank Indonesia ini mengaitkan musim hujan dengan persoalan pangan.

Darmin mengatakan persoalan pangan yang musti diwaspadai dalam tiga bulan ke depan adalah soal cabai. Pasalnya, bulan-bulan ini hingga beberapa bulan ke depan, Indonesia akan mengalami musim hujan, dan tak jarang terjadi banjir yang mengakibatkan gagal panen.

Darmin khawatir, jika hujan lebat terjadi terus menerus akan berdampak pada rusaknya tanaman cabai. Sehingga mengganggu suplai dan akan mengakibatkan kenaikan harga tak terkendali di pasaran.

"Ini ‎cabai yang masalah (kalau musim hujan), kenapa? Karena cabai kalau datang hujan, busuk, bunganya rontok, bisa berkurang suplainya," kata Darmin di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Pria asal Tapanuli ini menjelaskan, cabai, kondisinya tidak sama seperti beras. Darmin menilai beras asal tidak dihujani dengan deras tidak masalah. Asal juga jangan setiap hari hujannya.

"Kalau beras, kita tidak masalah. Tapi harga cabai ini agak goyang-goyang sedikit, wah itu masalah hehe," kata dia. Namun, Darmin berpandangan, kalaupun terpaksa pemerintah Indonesia harus melakukan impor cabai, tetap saja percuma lantaran hasil dan kualitas cabai Indonesia tetap paling banyak dan bagus.

"Masalahnya dengan cabai ini, kalaupun mau impor juga enggak ada yang menghasilkan banyak dan kualitasya bagus seperti kita," kata dia.

Darmin pun mengimbau agar masyarakat khususnya ibu-bu agar mau berusaha untuk menanam cabai. Setidaknya untuk pemenuhan kehidupan mereka yang gemar makanan pedas.

"Jadi kita berusaha mendorong saja orang menanam, menanamnya di lereng sehingga dampak hujannya enggak besar. Tapi kalau dampaknya susah dihindarkan, apa boleh buat," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved