IHSG dan Bursa Saham Asia Dibuka Kompak Menghijau
Kamis, 06 Oktober 2016 - 09:13 WIB
IHSG dan Bursa Saham Asia Dibuka Kompak Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menghijau setelah kemarin ditutup anjlok cukup dalam. IHSG dibuka menguat 11,43 poin atau 0,21% ke level 5.431,84 seiring dengan menguatnya bursa saham Asia.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/10/2016), bursa saham Asia dibuka menguat di tengah meningkatnya harga minyak dunia. Namun, para pedagang yang kemungkinan mengawasi potensi kerusakan di Korea Selatan dari Topan Chaba, bisa memengaruhi bagian barat Jepang.
Indeks di Jepang, Nikkei N225 naik 0,76%, karena yen terus melemah terhadap USD di level 103,50 pada pukul 08:21 HK/SIN, dibanding pekan lalu di level 101. Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,3% persen.
Topan Chaba memukul bagian selatan Korea Selatan kemarin. Topan menewaskan sedikitnya tiga orang dan membanjiri pelabuhan terbesar di negara itu di kota Busan, lokasi industri dan pabrik-pabrik.
Puluhan penerbangan dibatalkan di pulau Jeju, menjadi tujuan populer bagi wisatawan China. Saham Hyundai Motor turun 0,71% pada awal perdagangan, setelah Reuters melaporkan bahwa dua dari pabriknya menghentikan operasi karena kemasukan air.
Namun, indeks utama mendapat dukungan dari penguatan saham Samsung Electronics, yang melompat 3,52% setelah Reuters melaporkan US hedge fund Manajemen Elliot menerbitkan surat yang menyerukan direksi di papan perusahaan Korea Selatan untuk membuat beberapa perubahan tata kelola perusahaan, termasuk meningkatkannya dividen.
Sementara, di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,33% dengan sektor energi mengalami kenaikan sebesar 1,59% dan sektor material naik 0,58%.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan penguatan tertiinggi adalah pertambangan yang naik 1,03%, dan sektor yang melemah terdalam adalah infrastruktur yang melemah 0,16%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp19 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,60 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp14,12 miliar dan aksi beli sebesar Rp7,51. Sebanyak 23 saham menguat, 9 melemah, dan 13 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Bank Central MAsia Tbk (BBCA) naik Rp200 menjadi Rp16.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp150 menjadi Rp44.975, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 menjadi Rp18.800.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/10/2016), bursa saham Asia dibuka menguat di tengah meningkatnya harga minyak dunia. Namun, para pedagang yang kemungkinan mengawasi potensi kerusakan di Korea Selatan dari Topan Chaba, bisa memengaruhi bagian barat Jepang.
Indeks di Jepang, Nikkei N225 naik 0,76%, karena yen terus melemah terhadap USD di level 103,50 pada pukul 08:21 HK/SIN, dibanding pekan lalu di level 101. Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,3% persen.
Topan Chaba memukul bagian selatan Korea Selatan kemarin. Topan menewaskan sedikitnya tiga orang dan membanjiri pelabuhan terbesar di negara itu di kota Busan, lokasi industri dan pabrik-pabrik.
Puluhan penerbangan dibatalkan di pulau Jeju, menjadi tujuan populer bagi wisatawan China. Saham Hyundai Motor turun 0,71% pada awal perdagangan, setelah Reuters melaporkan bahwa dua dari pabriknya menghentikan operasi karena kemasukan air.
Namun, indeks utama mendapat dukungan dari penguatan saham Samsung Electronics, yang melompat 3,52% setelah Reuters melaporkan US hedge fund Manajemen Elliot menerbitkan surat yang menyerukan direksi di papan perusahaan Korea Selatan untuk membuat beberapa perubahan tata kelola perusahaan, termasuk meningkatkannya dividen.
Sementara, di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,33% dengan sektor energi mengalami kenaikan sebesar 1,59% dan sektor material naik 0,58%.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan penguatan tertiinggi adalah pertambangan yang naik 1,03%, dan sektor yang melemah terdalam adalah infrastruktur yang melemah 0,16%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp19 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,60 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp14,12 miliar dan aksi beli sebesar Rp7,51. Sebanyak 23 saham menguat, 9 melemah, dan 13 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Bank Central MAsia Tbk (BBCA) naik Rp200 menjadi Rp16.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp150 menjadi Rp44.975, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 menjadi Rp18.800.
(izz)
Lihat Juga :