Penyebab Harga Gas Industri Malaysia Lebih Murah dari Indonesia

Kamis, 06 Oktober 2016 - 20:01 WIB
Penyebab Harga Gas Industri...
Penyebab Harga Gas Industri Malaysia Lebih Murah dari Indonesia
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik dan Energi Agus Pambagio mengungkap, penyebab kenapa harga gas industri Malaysia dapat lebih murah dibandingkan di Indonesia. Dia menerangkan karena pemerintah Negeri Jiran -julukan Malaysia- memberikan subsidi harga gas untuk industri melalui Petronas.

(Baca Juga: Jokowi Beri Waktu Satu Bulan Turunkan Harga Gas Industri)

Lebih lanjut dia menerangkan jumlah subsidi yang diberikan pemerintah Malaysia untuk menekan harga gas di negara tersebut terbilang cukup besar. Ditambah subsidi tersebut juga sudah dilakukan bertahun-tahun.

"Pemerintah Malaysia melalui Petronas memberikan subsidi harga gas kepada industri-industri mereka, itu sebabnya harga gas di sana bisa murah. Jumlahnya besar dan memang sudah agak lama, bertahun-tahun lalu," terang Agus di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

(Baca Juga: BPK Beberkan Penyebab Mahalnya Harga Gas RI)

Pernyataan ini menanggapi keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya yang meminta harga gas industri turun di bawah USD6 per MMBTU. Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu harga gas industri di Indonesia masih terbilang tinggi dibanding negara lain di lingkungan ASEAN.

Dia mencontohkan Harga gas di Vietnam saat ini hanya USD7 per MMBTU, Malaysia dan Singapura hanya USD4 per MMBTU, sementara di Indonesia berada dikisaran USD9-USD10/MMBTU.

Terkait hal tersebut, Agus mengatakan Presiden Jokowi perlu mengetahui informasi secara utuh terkait harga gas dibeberapa negara. Menurutnya sejak 1997, untuk mengontrol agar harga gas ke sektor energi, industri dan real estate tetap rendah, pemerintah Malaysia memberikan subsidi melalui Petronas sebesar RM 230.6 miliar atau sekitar Rp776,25 triliun.

Selain itu, pemerintah Malaysia juga menjamin kontinuitas pasokan gas bumi untuk pembangkit listrik dan mengadopsi konsep delivery or pay apabila terdapat kegagalan penyaluran gas bumi. Tak hanya itu, pemerintah Malaysia juga memberikan hak khusus dalam pengusahaan kegiatan usaha hulu migas kepada Petronas.

Langkah ini merupakan kompensasi yang diberikan pemerintah kepada Petronas yang telah mengambil peran negara dalam pemberian subsidi gas bumi. "Saya kira Presiden Jokowi perlu mendapatkan informasi yang menyeluruh terkait harga gas untuk industri ini sehingga keputusan yang diambil akan baik bagi industri, pelaku usaha di bidang gas bumi dan keuangan pemerintah sendiri," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Blok Masela Jadi Solusi,...
Blok Masela Jadi Solusi, Purbaya Dorong Gas Murah buat Industri
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
Waduh, Harga Gas Murah...
Waduh, Harga Gas Murah Belum Dinikmati Industri Oleokimia
Harga Gas Diatur, Pengamat:...
Harga Gas Diatur, Pengamat: Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi Makin Sulit
Belum Semua Industri...
Belum Semua Industri dari 7 sektor Terima Relaksasi Harga Gas
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
10 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved