KPPU Diminta Klarifikasi Tudingan Praktik Kartel Ayam

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 04:08 WIB
KPPU Diminta Klarifikasi...
KPPU Diminta Klarifikasi Tudingan Praktik Kartel Ayam
A A A
JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diminta untuk mencabut pernyataan yang menuding sejumlah perusahaan melakukan praktik kartel ayam. Ketua Umum Lembaga Kajian Strategis Indonesia (LKSI) Andreas Tanadjaya, mengatakan tudingan KPPU yang menyebutkan telah terjadi praktik kartel ayam oleh 12 perusahaan merupakan sikap yang berlebihan terkait dengan fungsi penyelidikan, penuntutan dan penghakiman.

Menurutnya persidangan kartel ayam yang telah dilakukan KPPU terhadap 12 perusahaan pembibitan unggas tidak memiliki dasar alasan yang kuat. "Sejumlah perusahaan itu hanya melaksanakan kewajiban untuk melakukan afkir dini parent stock (ayam indukan)," kata Andreas di Jakarta.

(Baca Juga: Kebijakan Kementan Dinilai Memicu Isu Kartel Ayam)

Dia menambahkan tuduhan kartel ayam yang disampaikan KPPU telah mengganggu kinerja perusahaan pembibitan karena dianggap melanggar aturan. "Isu kartel itu sangat menakutkan, terutama bagi perusahaan terbuka. Karena invsetor ritel maupun institusi akan kabur melihat prospek bisnis yang buruk," ucap Komisaris PT Kresna Asset Management ini.

Diterangkan KPPU sendiri sudah menggelar persidangan terhadap 12 perusahaan besar pembibitan unggas, di antaranya adalah PT Charoen Pokphand Tbk, PT Japra Comfeed Indonesia Tbk, dan PT Malindo Feedmil Indonesia Tbk. Dia menyebutkan, KPPU menduga sebanyak 12 perusahaan itu melakukan praktik kartel ayam dengan menerapkan afkir dini pada ayam indukan.

Padahal, jelas Andreas, praktik itu dilakukan oleh 12 perusahaan tersebut berdasarkan instruksi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian. "Sebenarnya, kebijakan dari Ditjen PKH Kementan itu merupakan upaya penyelamatan untuk menstabilkan harga daging ayam. Namun, langkah yang diambil pemerintah itu hanya bersifat jangka pendek," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPPU Sebut Persaingan...
KPPU Sebut Persaingan Usaha di Sulsel Barkategori Tinggi
Wasit Persaingan Usaha...
Wasit Persaingan Usaha Rilis Kurikulum Kepatuhan
KPPU Bakal Panggil 10...
KPPU Bakal Panggil 10 Perusahaan Minyak Goreng, Ini Nama-namanya!
Tahun Ini Indeks Persaingan...
Tahun Ini Indeks Persaingan Usaha di Indonesia Naik
Kemitraan Usaha Besar...
Kemitraan Usaha Besar dan UMKM Minimalisir Persaingan Usaha Tidak Sehat
Tutup Celah Pelanggaran...
Tutup Celah Pelanggaran Persaingan Usaha, Pupuk Kaltim Ajak Karyawan Ikut Pelatihan dan Sosialisasi KPPU
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
29 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
Kandungan Gizi dalam...
Kandungan Gizi dalam Kaldu Ayam Bisa Bikin Anak Jadi Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved