OJK: 95% Dana Repatriasi Masih Mengendap di Bank

Kamis, 06 Oktober 2016 - 22:31 WIB
OJK: 95% Dana Repatriasi...
OJK: 95% Dana Repatriasi Masih Mengendap di Bank
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa dana repatriasi peserta tax amnesty hingga saat ini masih mengendap di bank persepsi (gateway). Dana tersebut belum menyebar di instrumen investasi yang disiapkan pemerintah.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida menyebutkan, dana yang saat ini berada di perbankan mencapai 95% dari total dana repatriasi yang masuk. Sementara sisanya masuk dalam instrumen reksa dana penyertaan terbatas (RDPT).

‎"Catatan OJK sebagian besar (dana repatriasi) masuk di bank, 95% masih di perbankan. Dan ini bisa dimaklumi karena dana ini pertama kali masuk harus ke bank persepsi. Ada yang masuk sedikit ke produk lain, ke manajer investasi bentuknya RDPT," katanya di Kantor DPP Hipmi, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Dia memperkirakan, dana repatriasi tersebut baru akan menyebar ke instrumen-instrumen investasi yang disiapkan dalam satu hingga dua bulan mendatang. Terpenting saat ini, dana tersebut sudah direpatriasikan baru kemudian pemilik dana akan berpikir produk investasi yang dipilihnya.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan 19 perusahaan efek dan 18 manajer investasi yang dapat menampung dana repatriasi peserta tax amnesty. Jika pemilik dana berpikir untuk investasi di pasar saham maka yang akan didekati adalah perusahaan efek. Sementara untuk investasi reksa dana maka pemilik dana akan menghubungi manajer investasi.

‎"Kemungkinan di awal akan msuk ke KPD (Kontrak Pengelolaan Dana). Lebih fleksibel karena pemilik dana hanya menitipkan dananya saja ke MI, kemudian MI akan menempatkan dana ini sesuai persetujuan pemilik dana. Dan itu juga bisa masuk ke beberapa instrumen investasi. Dalam waktu sebulan dua bulan kedepan akan terlihat signifikan gateway lain selain bank," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Optimistis Skema...
OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Tumbuh Positif, Aset...
Tumbuh Positif, Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp166,51 Triliun
OJK Pastikan Likuiditas...
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Pastikan Perbankan Stabil...
Pastikan Perbankan Stabil dan Terjaga, OJK: Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
1 jam yang lalu
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
2 jam yang lalu
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
2 jam yang lalu
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
5 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved