IHSG Dibuka Tak Bergairah Ikuti Bursa Saham Asia

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 09:13 WIB
IHSG Dibuka Tak Bergairah...
IHSG Dibuka Tak Bergairah Ikuti Bursa Saham Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka masih lesu setelah kemarin ditutup di zona merah. IHSG dibuka melemah 5,37 poin atau 0,10% ke level 5.403,98 di tengah melemahnya bursa saham Asia.

Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menurun sebesar 11,30 poin atau setara dengan 0,21% ke level 5.409,34. Pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin di tengah menguatnya bursa Asia.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (7/10/2016), bursa saham Asia dibuka sedikit lebih rendah hari ini, terkena sentimen jatuhnya pound Inggris di awal perdagangan yang cukup tajam.

Di Australia, Indeks ASX 200 turun 0,47% dengan sebagian besar sektor perdagangan yang lebih rendah. Hal ini terbebani sektor keuangan yang tergelincir 0,24%, namun terbantu dengan kenaikan sektor energi sebesar 0,55%.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 relatif mendatar, diperdagangkan turun 0,02% di level 16.895,13. Di Korea Selatan, Indeks Kospi diperdagangkan turun 0,09% ke level 2.063,40.

Sektor saham dalam negeri variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan yang naik 1,18%, dan sektor yang melemah terdalam adalah konsumer yang melemah 0,77%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp55 miliar dengan 59 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp4,06 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp18,13 miliar dan aksi beli sebesar Rp14,06. Sebanyak 66 saham menguat, 25 melemah, dan 55 stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp67.000, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp75 menjadi Rp8.975, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp8.400.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp650 menjadi Rp44.525, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp340 menjadi Rp3.100, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 menjadi Rp17.500.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
9 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
11 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved