Tarif Listrik 12 Golongan Ini Kembali Naik

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 18:25 WIB
Tarif Listrik 12 Golongan...
Tarif Listrik 12 Golongan Ini Kembali Naik
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengumumkan 12 golongan tarif tenaga listrik yang mengikuti mekanisme tarif penyesuaian kembali naik pada Oktober 2016. Manager Senior Public Relation PLN Agung Murdifi menjelaskan alasan kenaikan tersebut.

Menurut dia, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) serta kenaikan harga minyak (Indonesia Crude Oil Price/ICP), menjadi salah satu indikator naiknya tarif listrik.

"Sementara itu, penurunan inflasi menahan selisih kenaikan tarif," katanya seperti dalam rilis yang diterima SINDOnews di Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Baca: Pencabutan Subsidi Listrik Membuat Orang Miskin Bertambah

Menilik soal kurs, nilai tukar rupiah terhadap USD pada Agustus 2016 menguat Rp46,18 dari sebelumnya (Juli 2016) sebesar Rp13.118,82 per USD menjadi Rp13.165,00 per USD. Sedangkan ICP pada Agustus 2016 naik USD0,41 per barel dari sebelumnya (Juli 2016) sebesar USD40,70 per barel menjadi USD41,11 per barel. Sementara inflasi pada Agustus 2016 menurun 0,71% dari sebelumnya (Juli 2016) sebesar 0,69% menjadi minus 0,02%.

Dan kenaikan tarif tenaga listrik ini sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 31 Tahun 2004, sebagaimana telah diubah dengan Permen ESDM No 09/2015.

Agung menyatakan akibat dari perubahan nilai ketiga indikator tadi, tarif listrik pada Oktober 2016 di Tegangan Rendah (TR) menjadi Rp1.459,74/kWh, tarif listrik di Tegangan Menengah (TM) menjadi Rp1.111,34/kWh, tarif listrik di Tegangan Tinggi (TT) menjadi Rp994,80/kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus menjadi Rp1.630,49/kWh.

Seperti diketahui sebelumnya, Tarif Tenaga Listrik (TTL) terdiri dari 37 golongan tarif. Dua belas golongan tarif yang diberlakukan mekanisme tarif penyesuaian adalah tarif yang tidak disubsidi pemerintah. Kedua belas golongan tarif tersebut adalah sebagai berikut :

1. Rumah Tangga R-1/Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA
2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
5. Bisnis B-2/TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
6. Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
7. Industri I-3/TM daya di atas 200 kVA
8. Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
9. Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya di atas 200 kVA
11. Penerangan Jalan Umum P-3/TR dan
12. Layanan khusus TR/TM/TT.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
Tarif Listrik PLN Awal...
Tarif Listrik PLN Awal Agustus 2025
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
50 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved