Luhut Janji Relaksasi Ekspor Mineral Mentah Tak Digeneralisir

Selasa, 11 Oktober 2016 - 19:17 WIB
Luhut Janji Relaksasi...
Luhut Janji Relaksasi Ekspor Mineral Mentah Tak Digeneralisir
A A A
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan berjanji tidak akan mengeneralisir rencana pelonggaran atau relaksasi ekspor mineral mentah. Pihaknya akan memilah terlebih dahulu jenis mineral mentah yang akan diberikan relaksasi.

(Baca:Jatam: Pemerintah Terkesan Diatur Freeport)

Dia menerangkan, nantinya kuota ekspor mineral mentah tidak akan sama untuk setiap komoditasnya. Bahkan, ada jenis mineral mentah yang justru tidak diizinkan untuk diekspor kembali.

"Misalnya nikel, nikel itu kami lihat sekarang ternyata sudah sampai turunan stainless steel. Jadi kita tidak perlu untuk ekspor lagi. Kita hitung. Ada yang bilang kadar 1,7, ternyata di sini sudah ada smelternya," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Selain itu, tambah mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, besaran bea keluar yang dibebankan kepada pengusaha tambang tersebut akan berbeda tiap komoditasnya. ‎"Jadi, tidak bisa digeneral. Karena beda-beda kan," imbuh dia. (Baca:Jatam Tolak Menteri Luhut Longgarkan Ekspor Mineral Freeport)

Sebab itu, Luhut mengaku tengah menghitung komoditas yang akan mendapatkan kelonggaran tersebut. Kendati demikian, mantan Menkopolhukam ini menekankan bahwa kewajiban pembangunan smelter harus tetap dijalankan.

"‎Kita sekarang lagi menghitung mana saja yang kita kasih relaksasi dengan biaya ekspor lebih tinggi. Dan dia harus memenuhi kewajibannya untuk membangun smelter. Tiga sampai lima tahun harus selesai. Mudah-mudahan segera selesai semuanya," tandasnya.

Baca Juga:

Walhi Tuding Menko Luhut Fasilitasi Freeport
Perpanjangan Ekspor Mineral Picu Kontroversi Perdagangan
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Teriak Izin...
Freeport Teriak Izin Ekspor Belum Terbit, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Dinilai Plinplan soal...
Dinilai Plinplan soal Larangan Ekspor Mineral Mentah, Komisi VII Bakal Panggil Menteri ESDM
Freeport Terancam Tak...
Freeport Terancam Tak Bisa Ekspor Usai Juni 2023, Begini Perkaranya
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
Freeport hingga Amman...
Freeport hingga Amman Bakal Kena Denda Usai Dapat Relaksasi Ekspor Mineral Mentah
Resmi, Kemendag Terbitkan...
Resmi, Kemendag Terbitkan Izin Ekspor Konsentrat Freeport dan Amman Mineral
Berita Terkini
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
9 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
35 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
40 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
2 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved