IHSG Hari Ini Diperkirakan Mampu Bergerak Positif
Rabu, 12 Oktober 2016 - 08:12 WIB
IHSG Hari Ini Diperkirakan Mampu Bergerak Positif
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak kembali mencoba menguat dengan range pergerakan 5.340-5.475.
Lanjar mengatakan, analisa teknikal pada pergerakan IHSG cukup baik dengan adanya signal pola bullish separating line dengan pantulan cukup meyakinkan di support Moving Avarage dan Lower bands.
"Indikator stochstic yang berindiaksi golden-cross dengan momentum RSI yang mulai kembali bergerak positif menambah signal positif yang akan diterima IHSG pada perdagangan selanjutnya," ujar dia di Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Sementara, IHSG kemarin bergerak mixed dengan ditutup menguat 21,17 poin sebesar 5.381,99 poin dengan volume yang cenderung tinggi. Data pertumbuhan penjualan ritel yang rilis di atas ekspektasi menjelang penutupan disyinalir menjadi faktor penguatan diakhir sesi.
Data penjualan ritel Indonesia naik 14,4% dari 6,3% periode sebelumnya dengan ekspektasi awal naik 8,1%. Meskipun demikian investor asing seakan tetap berhati-hati terhadap faktor eksternal mengenai prospek dampak kenaikan optimisme fed rate.
"Hingga investor asing tercatat net sell Rp207,39 miliar setelah sebelumnya melakukan aksi beli cukup besar," pungkasnya.
Lanjar mengatakan, analisa teknikal pada pergerakan IHSG cukup baik dengan adanya signal pola bullish separating line dengan pantulan cukup meyakinkan di support Moving Avarage dan Lower bands.
"Indikator stochstic yang berindiaksi golden-cross dengan momentum RSI yang mulai kembali bergerak positif menambah signal positif yang akan diterima IHSG pada perdagangan selanjutnya," ujar dia di Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Sementara, IHSG kemarin bergerak mixed dengan ditutup menguat 21,17 poin sebesar 5.381,99 poin dengan volume yang cenderung tinggi. Data pertumbuhan penjualan ritel yang rilis di atas ekspektasi menjelang penutupan disyinalir menjadi faktor penguatan diakhir sesi.
Data penjualan ritel Indonesia naik 14,4% dari 6,3% periode sebelumnya dengan ekspektasi awal naik 8,1%. Meskipun demikian investor asing seakan tetap berhati-hati terhadap faktor eksternal mengenai prospek dampak kenaikan optimisme fed rate.
"Hingga investor asing tercatat net sell Rp207,39 miliar setelah sebelumnya melakukan aksi beli cukup besar," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :