Jumlah Rekening Khusus Tax Amnesty di KSEI Masih Minim

Kamis, 13 Oktober 2016 - 11:16 WIB
Jumlah Rekening Khusus...
Jumlah Rekening Khusus Tax Amnesty di KSEI Masih Minim
A A A
JAKARTA - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyatakan, jumlah rekening khusus tax amnesty masih minim. Kurangnya peserta pengampunan pajak memilih produk pasar modal diduga karena uang mereka masih ada di bank gateway dan belum disalurkan.

(Baca: Peserta Tax Amnesty Akan Punya Rekening Khusus di KSEI)

Direktur Utama KSEI Frederica Widyasari Dewi mengatakan, banyak peserta tax amnesty yang masih mengurus dokumen dalam mengejar periode I kemarin. Sehingga belum ada dana keluar dari bank untuk investasi di pasar saham.

"Begini, orang kan ngejar periode I nih, orang ribet ngurus dokumen dan lain-lain berbondong-berbondong. Jadi, saya melihatnya itu masuk ke bank gateway dulu, baru nanti keluar, disalurkan," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Wanita yang akrab disapa Kiki ini menyampaikan, jumlah dana yang ada di rekening khusus masih di bawah Rp100 miliar. Pihaknya optimistis ketika urusan dokumen selesai, maka angka itu akan bertambah.

"Belum banyak sih, saya belum bisa menyebut angka tapi belum banyak. RDN (Rekening Dana Nasabah) di bawah Rp100 miliar," kata dia.

Menurutnya, para peserta amnesty pajak pasti sudah memiliki hitungan dalam menempatkan dana tax amnesty melalui produk investasi di pasar saham. Mereka dinilai cukup cerdas dalam berinvestasi.

"Kita lihat kan mereka orang-orang yang pinter ya. Jadi, mereka pasti tahu mesti mau ke mana, mau saham, ke bond, dan lain-lain," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
18 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
48 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved