Pengecer Bensin Dilarang Gunakan Mesin Pertamini

Selasa, 18 Oktober 2016 - 23:03 WIB
Pengecer Bensin Dilarang...
Pengecer Bensin Dilarang Gunakan Mesin Pertamini
A A A
SUMEDANG - Penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dilarang menggunakan mesin pertamini. Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sumedang Dicky Rubiana melalui Kepala Perlindungan Konsumen Rini Komala mengatakan, larangan ditujukan sebagai upaya melindungi konsumen di Sumedang.

"Berdasarkan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan, mesin pertamini ini tidak bisa ditera ulang sehingga penggunaannya dilarang karena juga tidak sesuai dengan Undang-undang Metrologi Legal," ujarnya kepada KORAN SINDO, Selasa(18/10/2016).

Saat ini, kata dia, penjual bensin berlabel pertamini yang terlanjur mendapatkan rekomendasi dari Diskoperindag Sumedang sebanyak 30 unit usaha, sementara sisanya ilegal.

"Dan untuk yang mendapatkan rekomendasi hingga bulan Mei 2017 pun, rekomendasinya ini tidak lagi bisa diperpanjang karena mesin pertamini yang terbuat dari bahan dispenser tidak bisa ditera ulang. Sehingga kami menganjurkan untuk tidak lagi menggunakannya," tuturnya.

Sebab, kata dia, pihak Diskoperindag Sumedang tidak akan bertanggungjawab bila ke depan pemerintah melakukan penertiban penjual bensin eceran yang menggunakan bahan pertamini ini.

"Bagi penjual bensin eceran, kami imbau untuk menjual bensin secara manual, menggunakan literan manual," sebutnya.

Kalaupun memaksa menggunakan mesin pengisian BBM sebagai alat ukur, lanjut dia, pemilik usaha bensin eceran ini harus mengantongi izin tipe dan izin dari pabrik yang telah memenuhi lisensi alat ukur dari Dirjen Kemetrologian.

"Bila memaksakan, pengecer harus menggunakan mesin pabrikan resmi atau bisa juga mesin SPBU yang bekas pakai namun memenuhi izin dari Dirjen Kemetrologian," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Tahun Depan Pertalite...
Tahun Depan Pertalite Bakal Dihapus, Ini Penggantinya
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Perubahan Harga BBM...
Perubahan Harga BBM RI dalam 10 Tahun Terakhir, Premium Sempat Rp4.500/Liter
Siap-siap Wahai Penikmat...
Siap-siap Wahai Penikmat BBM Premium, Kuota di Jawa-Madura-Bali Akan Dikurangi
Resmi! Premium Dihapus...
Resmi! Premium Dihapus Mulai Tahun Depan, Paling Rendah Hanya Pertalite
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
48 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved