IHSG Diproyeksi Mixed, Perhatikan Rekomendasi 9 Saham Ini
Jum'at, 21 Oktober 2016 - 08:12 WIB
IHSG Diproyeksi Mixed, Perhatikan Rekomendasi 9 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memproyeksikan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan kembali bergerak mixed dengan range pergerakan di level 5.375-5.445.
Menurutnya, pergerakan IHSG secara teknikal masih terlihat tertekan pasca memantul pada resistance upper band kemarin. Pergerakan IHSG untungnnya masih tertahan oleh support pergerakan rata-rata 25 harinya.
"Indikator stochastic sebagai pengukur pergerakan momentum berpola dead-cross di area jenuh beli. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed cenderung tertahan dengan range pergerakan 5.375-5.445," katanya di Jakarta, Jumat (21/10/2016).
Sementara, IHSG kemarin bergerak mixed cenderung mengalami tekanan hingga ditutup minus 5,59 poin atau sebesar 0,1% di level 5.403,69 dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Saham-saham second liner mengalami penguatan.
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga menjadi 4,75% dari 5% diperiode sebelumnya menyusul kembalinya terperosok pertumbuhan pinjaman hingga level terendah. "Investor asing pun terlihat melakukan aksi beli dengan tercatat net buy sebesar Rp235,93 miliar," ujar dia.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan Reliance Securities, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT INtiland Development Tbk (DILD), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Menurutnya, pergerakan IHSG secara teknikal masih terlihat tertekan pasca memantul pada resistance upper band kemarin. Pergerakan IHSG untungnnya masih tertahan oleh support pergerakan rata-rata 25 harinya.
"Indikator stochastic sebagai pengukur pergerakan momentum berpola dead-cross di area jenuh beli. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed cenderung tertahan dengan range pergerakan 5.375-5.445," katanya di Jakarta, Jumat (21/10/2016).
Sementara, IHSG kemarin bergerak mixed cenderung mengalami tekanan hingga ditutup minus 5,59 poin atau sebesar 0,1% di level 5.403,69 dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Saham-saham second liner mengalami penguatan.
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga menjadi 4,75% dari 5% diperiode sebelumnya menyusul kembalinya terperosok pertumbuhan pinjaman hingga level terendah. "Investor asing pun terlihat melakukan aksi beli dengan tercatat net buy sebesar Rp235,93 miliar," ujar dia.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan Reliance Securities, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT INtiland Development Tbk (DILD), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
(izz)
Lihat Juga :