Tok, APBN 2017 Disahkan

Rabu, 26 Oktober 2016 - 20:44 WIB
Tok, APBN 2017 Disahkan
Tok, APBN 2017 Disahkan
A A A
JAKARTA - ‎Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 telah disahkan dalam rapat paripurna DPR hari ini. ‎Sebelumnya, naskah Rancangan Undang-undang APBN 2017 itu disepakati dan ditandatangani oleh Badan Anggaran DPR dan pemerintah pada Selasa 25 Oktober 2016.

‎Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pendapatan negara ditetapkan Rp12,7 triliun dari rencana semula sebesar Rp1.737 triliun menjadi Rp1.750 triliun. ‎Anggaran belanja negara ditetapkan meningkat Rp10 triliun, dari rencana semula Rp2.070 triliun menjadi Rp2.080 triliun‎.

"Dengan demikian, defisit anggaran dalam APBN tahun 2017 menjadi Rp330,2 triliun atau setara dengan 2,41 persen dari PDB," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Dia menambahkan, pada sisi pendapatan negara, target yang telah ditetapkan dalam APBN tahun 2017 disusun berdasarkan proyeksi penerimaan perpajakan tahun 2016, yang telah disesuaikan kondisi ekonomi yang realistis d‎an setelah pe‎laksanaan UU Pengampunan Pajak tahap pertama.

"Target penerimaan perpajakan pada tahun 2017 tumbuh sekitar 13-15 persen dari perkiraan realisasi penerimaan pajak tahun 2016," tuturnya. Sri Mulyani berkomitmen terus melakukan reformasi perpajakan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Lanjut dia, pada sisi belanja negara, alokasi belanja Kementerian/Lembaga ditetapkan naik sebesar Rp5,2 triliun, dari rencana semula Rp758,3 triliun menjadi Rp763,6 triliun. Pemerintah dan DPR sependapat untuk melanjutkan efisiensi pada belanja operasional yang tak prioritas dan penajaman belanja non operasional di Kementerian/Lembaga dengan tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pada tahun 2017, alokasi transfer ke daerah dan dana desa ditetapkan naik Rp4,9 triliun dari rencana awal sebesar Rp760 triliun menjadi Rp764,9 triliun," paparnya.

Menurut dia, peningkatan anggaran itu terutama berkaitan dengan kenaikan dana transfer umum, yaitu dana bagi hasil dan dana alokasi umum.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tanggapan atas Pandangan...
Tanggapan atas Pandangan DPR terhadap RAPBN 2025
Gelar Rapat Paripurna...
Gelar Rapat Paripurna RAPBN 2021, Sri Mulyani Puji Kinerja DPR
Jangan Sedih Ya! Gaji...
Jangan Sedih Ya! Gaji PNS Nggak Naik Tahun Depan
Sri Mulyani Siapkan...
Sri Mulyani Siapkan Anggaran Pembangunan IKN dalam RAPBN 2024
Sri Mulyani Ungkap Anggaran...
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Ini Sering Jadi Temuan BPK
Sri Mulyani Ingin Genjot...
Sri Mulyani Ingin Genjot Mesin Ekonomi Indonesia di RAPBN 2021
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
41 menit yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved