Luhut Perintahkan BPKP Audit Proyek Listrik 35.000 MW

Rabu, 02 November 2016 - 14:48 WIB
Luhut Perintahkan BPKP...
Luhut Perintahkan BPKP Audit Proyek Listrik 35.000 MW
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memerintahkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit terhadap proyek listrik 35.000 Megawatt (MW).

Langkah ini setelah kemarin Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa keuangan proyek listrik yang mangkrak.

Luhut menjelaskan, realisasi proyek 35.000 MW masih mengambang. Sehingga, pemerintah akan mengevaluasi seberapa mungkin proyek ini berjalan sesuai keinginan Jokowi. "Iya yang 35.000 MW kita mau evaluasi. Berapa yang benar-benar bisa jadi? Gitu ya, kita lagi audit sekarang yang audit BPKP," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) itu, Luhut menambahkan, tak hanya membahas listrik 35.000 MW, topik lain yang dibicarakan saat rapat tersebut yakni masalah energi, gula hingga pariwisata. "Tadi kita bicara masalah listrik, masalah energi, gula terus kemudian pariwisata," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan akan meminta bantuan KPK untuk mengusut kerugian negara, akibat proyek pembangkit listrik yang mangkrak bertahun-tahun lamanya. Hal ini ditegaskan dalam rapat kabinet terbatas mengenai perkembangan mega proyek listrik 35.000 MW.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan saat ini ada 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak selama hampir delapan tahun. Lantaran menyangkut anggaran triliunan rupiah, Jokowi meminta BPKP untuk memberikan laporan mengenai progres penyelesaian proyek tersebut.

"Tolong nanti disampaikan ke saya totalnya berapa, ini sudah menyangkut angka yang triliunan. Dan ini tidak boleh dibiarkan terus menerus," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Menko Luhut Pastikan...
Menko Luhut Pastikan Mobil Listrik Siap Produksi di Akhir 2021
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
3 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
45 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved