Masalah Energi Panas Bumi, Belum Eksplorasi Sudah Perang Harga

Minggu, 06 November 2016 - 20:37 WIB
Masalah Energi Panas...
Masalah Energi Panas Bumi, Belum Eksplorasi Sudah Perang Harga
A A A
JAKARTA - Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yunus Saefulhak mengungkapkan, salah satu masalah pengembangan energi panas bumi adalah belum ada eksplorasi, para investor sudah perang harga.

Yunus mengisahkan soal tender panas bumi kepada para investor saat baru akan melakukan kegiatan eksplorasi. Demi mendapatkan proyek itu, pengusaha memberikan harga sebesar-besarnya kepada pemerintah. (Baca: Caplok PGE, Keuangan PLN Harus Kuat)

"Masalah faktor harga, mereka baru eksplorasi sudah ditender gede-gedean harga. Negosiasi berdasarkan harga," ujarnya di Jakarta, Minggu (6/11/2016).

Dampak masalah perang harga ini, kata Yunus, akan berdampak setelah eksplorasi dilakukan. Angka investasi yang dikeluarkan belum tentu sesuai dengan keekonomian proyek.

"Ketika harga di-bid 100, setelah dibor ketemu 50 keekonomiannya, jadi rusak. Maka gunakan fixed price (harga tetap), peserta tender hanya dapatkan wilayah kerja," katanya.

Dia menyampaikan, aturan harga tetap ini membuat nilai keekonomian dari cadangan panas bumi bisa ditentukan secara pasti. Investor akan mengeluarkan biaya investasi sesuai dengan kapasitas yang akan dibangun.

"Setelah itu lakukan kegiatan pemboran, sehingga cadangan menjadi pasti", katanya. Ia pun mencontohkan, bila dalam kegiatan tadi mendapatkan kapasitas 30 MW, dengan melihat tabelnya di PLN maka segera transaksi kontrak jual beli listrik dengan harga yang sesuai dengan kapasitas 30 MW.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gencar Inovasi Panas...
Gencar Inovasi Panas Bumi, PGE Diganjar Penghargaan oleh Kementerian ESDM
Terbesar Kedua di Dunia,...
Terbesar Kedua di Dunia, Indonesia Punya Potensi Panas Bumi 24.000 Mega Watt
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
PLN Tegaskan Dukung...
PLN Tegaskan Dukung Pembentukan Holding Geothermal Indonesia
Ngeri! 5 Warga Tewas...
Ngeri! 5 Warga Tewas Hirup Gas Beracun PLTP Sorik Marapi
Potensi Geothermal Terbesar...
Potensi Geothermal Terbesar Kedua di Dunia, Pertamina Siap Gandeng Mitra Global dalam AIPF
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
57 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved