Pengusaha Eropa Pertanyakan UU Halal di Indonesia

Selasa, 08 November 2016 - 15:54 WIB
Pengusaha Eropa Pertanyakan...
Pengusaha Eropa Pertanyakan UU Halal di Indonesia
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani mengungkapkan, pengusaha asal Eropa mempertanyakan keberadaan Undang-Undang (UU) Sertifikasi Halal ketika mau berinvestasi di Indonesia. Sebab, UU itu dinilai membuat Indonesia menjadi tidak kompetitif.

"Ini juga akan memengaruhi. Kita sekarang dengan negosiasi CEPA dengan Uni Eropa saja sudah menjadi tanda tanya karena dalam faktor perdagangan bebas ini supaya kita lebih kompetitif," ujarnya di Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Pertanyaan tersebut, kata dia, bukan hanya dari Uni Eropa melainkan dari semua negara yang melakukan kerja sama bilateral pasti bertanya itu. Menurutnya, UU Halal di Indonesia itu luar biasa.

"Jadi tentu saja para pengusaha enggak cuma dari luar negeri. Di dalam negeri pun, domestik juga mempertanyakan, bagaimana implementasi dari UU halal," kata Shinta.

Dia menjelaskan, banyak sektor industri yang sudah dibangun Kadin. Di antaranya terkait sertifikasi halal yakni makanan dan minuman serta kosmetik. "Apa yang kami lakukan selama ini menyangkut banyak sekali sektor terutama makanan dan minuman, kosmetik. Kami dari Kadin telah melakukan FGD di berbagai sektor dan kami berikan masukan kepada pemerintah," tuturnya.

Pada prinsipnya, lanjut Shinta, memang harus ada satu aturan yang bisa diikuti. Namun, karena pada akhirnya akan bisa berpengaruh kepada iklim usaha maka harus dilakukan perubahan.

"Jadi, kalau kita lihat semua proses bahan baku harus disertifikasi. Itu kan lama prosesnya. Jadi itu harus dilihat agar kita benar-benar diakui agar ease of doing business kita memang maju," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kunker ke 3 Negara,...
Kunker ke 3 Negara, Wapres Ma'ruf Bakal Bahas Investasi-Produk Halal
Manfaatkan Potensi Produk...
Manfaatkan Potensi Produk Halal untuk Bangun Ekosistem Industri
2024 Thailand Halal...
2024 Thailand Halal Product Business Matching: Jembatan Pasar Halal Indonesia dan Thailand
Jokowi Izinkan Investasi...
Jokowi Izinkan Investasi Miras, Wajah RI Bisa Tercoreng di Mata Investor Muslim
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Produk Halal Indonesia...
Produk Halal Indonesia Makin Dikenal dan Diminati Dunia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved