IHSG Diramal Menguji Level 5.500, Cermati 11 Saham Ini
Rabu, 09 November 2016 - 08:31 WIB
IHSG Diramal Menguji Level 5.500, Cermati 11 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan mencoba mengkonfirmasikan pergerakan break out bearish trend dan MA25 hingga menguji harga tertinggi tahun ini dengan range pergerakan 5.375-5.500.
Menurutnya, pergerakan IHSG sangat optimistis hingga mampu break out batasan atas atau resistance bearish trend hingga menyentuh upper bollinger bands secara teknikal analisis.
"Indikator stochastic dan RSI berbalik mendapatkan dorongan penguatan hingga kembali pada area middle oscillator menuju titik jenuh beli," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/11/2016).
Sementara, IHSG kemarin pun ditutup menguat signifikan hingga 84,47 poin sebesar 1,57% di level 5.470,68 dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Seluruh indeks sektoral menguat mayoritas di atas 1% dan hanya indeks sektor pertambangan yang terkoreksi setelah cukup bergerak optimistis sejak pekan lalu.
"Selain dampak dari sentimen eksternal, sentimen dalam negeri seperti data laju pertumbuhan hingga cadangan devisa menjadi alasan investor untuk kembali optimis. Investor asing pun terlihat demikian dengan tercatatnya net buy sebesar Rp145,65 miliar," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan Reliance Securities, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Kemudian, perlu juga untuk memperhatikan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Semen Indonesia Tbk(SMGR), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Menurutnya, pergerakan IHSG sangat optimistis hingga mampu break out batasan atas atau resistance bearish trend hingga menyentuh upper bollinger bands secara teknikal analisis.
"Indikator stochastic dan RSI berbalik mendapatkan dorongan penguatan hingga kembali pada area middle oscillator menuju titik jenuh beli," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/11/2016).
Sementara, IHSG kemarin pun ditutup menguat signifikan hingga 84,47 poin sebesar 1,57% di level 5.470,68 dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Seluruh indeks sektoral menguat mayoritas di atas 1% dan hanya indeks sektor pertambangan yang terkoreksi setelah cukup bergerak optimistis sejak pekan lalu.
"Selain dampak dari sentimen eksternal, sentimen dalam negeri seperti data laju pertumbuhan hingga cadangan devisa menjadi alasan investor untuk kembali optimis. Investor asing pun terlihat demikian dengan tercatatnya net buy sebesar Rp145,65 miliar," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan Reliance Securities, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Kemudian, perlu juga untuk memperhatikan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Semen Indonesia Tbk(SMGR), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
(izz)
Lihat Juga :