Ekonom: Hasil Pilpres AS Kejutkan Pasar Keuangan

Rabu, 09 November 2016 - 20:56 WIB
Ekonom: Hasil Pilpres...
Ekonom: Hasil Pilpres AS Kejutkan Pasar Keuangan
A A A
JAKARTA - Kemenangan kandidat dari Partai Republik, Donald John Trump memang mengejutkan pasar keuangan karena hasil Pilpres Amerika Serikat berbeda dari hasil beberapa polling terakhir.

"Saya melihat ada dampak tidak langsung dari kebijakan perdagangan dan industri yang proteksionisme sehingga akan berdampak negatif bagi ekspor China, yang selanjutnya akan mendorong pelemahan ekspor Indonesia ke China karena pemerintah AS berencana mengenakan bea impor 100% sehingga akan menghambat impor barang China yang membanjiri pasar AS," kata Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat dihubungi di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Sementara dampak langsung, ekspor Indonesia ke AS juga berpotensi menurun, mengingat kontribusi ekspor Indonesia ke AS pada tahun ini cukup tinggi, yakni 11% dari total ekspor Indonesia.

Sementara itu, investasi langsung dari AS ke Indonesia juga berpotensi menurun, dimana data BKPM pada sembilan bulan tahun 2016, PMA dari AS hanya sekitar USD0,4 miliar atau hanya 2% dari total PMA.

Sehingga dampak dari kebijakan Trump yang cenderung proteksionisme berpotensi juga menekan PMA dari Amerika Serikat serta penurunan ekspor Indonesia ke AS.

Dia menuturkan, kebijakan Donald Trump terkait deportasi imigran ilegal, pemutusan hubungan perdagangan dengan China serta pemangkasan rasio pajak yang berujung pada peningkatan utang pemerintah AS, pada akhirnya dapat menurunkan sovereign rating AS yang berpotensi berdampak negatif pada ekonomi global. "Nilai tukar Asia berpotensi cenderung melemah jika hal tersebut terjadi," papar dia.

Dalam jangka pendek ini, rupiah bersama mata uang Asia lainnya berpotensi melemah apabila kebijakan-kebijakan yang diusulkan Trump benar-benar diimplementasikan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Trump Ancam Stop Berbisnis...
Trump Ancam Stop Berbisnis dan Pisahkan Ekonomi AS dan China
Trump pada Warga AS:...
Trump pada Warga AS: Revolusi Ekonomi Perlu Pengorbanan
Trump Tepis Ancaman...
Trump Tepis Ancaman Resesi: Ekonomi AS dalam Masa Transisi di Tengah Perang Dagang
Donald Trump Kunjungi...
Donald Trump Kunjungi Arab Saudi, Perkuat Kerjasama Ekonomi dan Keamanan
Dampak Nyata Tarif Trump,...
Dampak Nyata Tarif Trump, AS Sebulan Raup Rp282,4 Triliun
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved