Trump Menang, IHSG Hari Ini Diramal Menguat
Kamis, 10 November 2016 - 08:26 WIB
Trump Menang, IHSG Hari Ini Diramal Menguat
A
A
A
JAKARTA - Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, global market pun menyambut sangat gembira, terbukti dari tajamnya kenaikan bursa global. Pertanyaan sederhana, mengapa global market menyambut gembira dan naik tajam?
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, jawabannya sederhana karena visi ekonomi, salah satunya dari kebijakan fiskal, Trump akan menurunkan tarif PPh perseroan menjadi 15% dari 35%.
Lalu akan menurunkan PPh perorangan, menyederhanakan braket pajak dari 7 menjadi 3 dengan tujuan akhir menaikan pertumbuhan ekonomi AS dan menyiapkan lapangan pekerjaan lebih banyak.
"Merujuk pencapaian TA di sisa waktu 51 hari lagi hingga akhir 2016, pencapaian tax amnesty hingga hari ke-133 repatriasi mencapai Rp143 triliun dari target Rp1.000 triliun, deklarasi luar negeri Rp984 triliun, deklarasi dalam negeri Rp2.780 triliun," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Sementara, tebusan murni dari program tax amnesty sudah mencapai angka Rp94,7 triliun dan total tebusan Rp98,2 triliun dari target Rp165 triliun dan total harta Rp3.906 triliun.
Dia menjelaskan, di tengah naiknya DJIA sebesar 1,4%, oil 0,64%, coal 3,44%, gold 0,1% dan nickel 2,8% akan mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. "Kami perkirakan akan menguat Kamis ini, berada di kisaran 5.363-5.449," pungkasnya.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, jawabannya sederhana karena visi ekonomi, salah satunya dari kebijakan fiskal, Trump akan menurunkan tarif PPh perseroan menjadi 15% dari 35%.
Lalu akan menurunkan PPh perorangan, menyederhanakan braket pajak dari 7 menjadi 3 dengan tujuan akhir menaikan pertumbuhan ekonomi AS dan menyiapkan lapangan pekerjaan lebih banyak.
"Merujuk pencapaian TA di sisa waktu 51 hari lagi hingga akhir 2016, pencapaian tax amnesty hingga hari ke-133 repatriasi mencapai Rp143 triliun dari target Rp1.000 triliun, deklarasi luar negeri Rp984 triliun, deklarasi dalam negeri Rp2.780 triliun," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Sementara, tebusan murni dari program tax amnesty sudah mencapai angka Rp94,7 triliun dan total tebusan Rp98,2 triliun dari target Rp165 triliun dan total harta Rp3.906 triliun.
Dia menjelaskan, di tengah naiknya DJIA sebesar 1,4%, oil 0,64%, coal 3,44%, gold 0,1% dan nickel 2,8% akan mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. "Kami perkirakan akan menguat Kamis ini, berada di kisaran 5.363-5.449," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :