BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Meningkat

Senin, 14 November 2016 - 01:43 WIB
BI Optimistis Pertumbuhan...
BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Meningkat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan meningkat lebih cepat pada kuartal IV/2016 dibanding kuartal III/2016. Hal ini didorong adanya penurunan pemotongan pengeluaran anggaran pemerintah yang memang sumbangan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi sedang menurun.

"Namun, di kuartal IV dengan ekspansi yang lebih tinggi mudah mudahan akan memberikan sumbanhan lebih besar di sektor publik terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Minggu (13/11/2016).

Sementara, ekspor juga mengalami perbaikan karena sejumlah harga di beberapa komoditas naik bahkan lebih baik. Dia memprediksi, yang semula harga komoditas turun 4% saat ini justru tumbuh 0,8% sehingga dapat mendorong ekspor serta akan menyumbang dari sektor eksternal terhadap ekonomi.

"Di sektor keuangan yaitu pembiayaan non bank. Ini juga terus alami peningkatan, penerbitan obligasi korporasi saham atau MTN atau sertifikasi deposit juga memberikan pembiayaan ke sektor koporasi di samping sektor kreditnya di kuartal IV biasanya pertumbuhannya lebih cepat," jelas dia.

Perry mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2016 akan berada di angka 5,1% dan hingga akhir 2016 berada di angka 5%.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution juga mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2016 akan semakin baik.

Selain itu, pemerintah juga optimistis target pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,1% akan tercapai melihat data produk domestik bruto (PDB) pada kuartal III/2016 yang tumbuh 5,02%.

"Kita berharap di kuartal IV akan sedikit lebih baik. Kita bisa berharap mendekati 5,1% atau bahkan 5,1%. Jadi, di kuartal IV harus 5,1% sehingga membaik di akhir tahun," ungkapnya.

Menurut dia, PDB pada kuartal akhir biasanya didorong oleh realisasi belanja pemerintah yang melonjak menjelang tutup buku. Di samping belanja pemerintah, adanya perbaikan investasi, terutama infrastruktur akan mulai meningkat di penghujung tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
25 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
42 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved