IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran Level 5.037-5.251
Selasa, 15 November 2016 - 08:00 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran Level 5.037-5.251
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini menurut Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya diperkirakan bakal berada di kisaran level 5.037-5.251. Menurutnya bursa saham Tanah Air masih berusaha melakukan technical rebound pada hari kedua pekan ini.
Lanjut dia menerangkan potensi mengalami penguatan untuk IHSG di hari ini masih terlihat, support 5.037 terlihat akan cukup kuat menopang pola gerak IHSG. "Target resistance saat ini berada di level 5.251," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/11/2016).
Dia menambahkan saat koreksi wajar yang terjadi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian, mengingat IHSG dalam rentang jangka panjang masih berada dalam jalur uptrend. "Jalur uptrend tersebut ditopang oleh perekonomian negara yang berada dalam tahap stabil, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Selanjutnya ada juga PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).
Sementara sebelumnya pada awal pekan kemarin, IHSG berakhir masih memerah sejak pagi hingga ditutup ke level 5.115,74 atau turun sebesar 2,22%, setara dengan 116,23 poin. Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11,15 triliun dengan 11,4 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,96 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp5,92 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,95 triliun.
Lanjut dia menerangkan potensi mengalami penguatan untuk IHSG di hari ini masih terlihat, support 5.037 terlihat akan cukup kuat menopang pola gerak IHSG. "Target resistance saat ini berada di level 5.251," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/11/2016).
Dia menambahkan saat koreksi wajar yang terjadi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian, mengingat IHSG dalam rentang jangka panjang masih berada dalam jalur uptrend. "Jalur uptrend tersebut ditopang oleh perekonomian negara yang berada dalam tahap stabil, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Selanjutnya ada juga PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).
Sementara sebelumnya pada awal pekan kemarin, IHSG berakhir masih memerah sejak pagi hingga ditutup ke level 5.115,74 atau turun sebesar 2,22%, setara dengan 116,23 poin. Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11,15 triliun dengan 11,4 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,96 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp5,92 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,95 triliun.
(akr)
Lihat Juga :