Wamenkeu: Ekonomi ASEAN Imun dari Gejolak Perekonomian Global

Selasa, 15 November 2016 - 18:09 WIB
Wamenkeu: Ekonomi ASEAN...
Wamenkeu: Ekonomi ASEAN Imun dari Gejolak Perekonomian Global
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengungkapkan, gejolak perekonomian global yang terjadi saat ini tidak terlalu memengaruhi kondisi perekonomian di regional ASEAN. Menurutnya, ekonomi negara-negara ASEAN terbukti tangguh meski digempur dengan ketidakpastian global.

Dia mengatakan, meski ketidakpastian tersebut dikombinasikan dengan normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), Brexit, volatilitas harga minyak dunia, dan moderasi ekonomi China, namun kawasan ASEAN telah terbutki tangguh selama periode ini. Bahkan, katanya, prospek perekonomian ASEAN tetap kuat di masa yang akan datang.

"Saya percaya stabilitas dan keuletan dari ekonomi ASEAN akan berlanjut di masa depan meski ada beberapa tekanan yang berkelanjutan terhadap keuangan kita dan pasar obligasi karena terpilihnya Presiden AS," katanya di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Dia menilai, ASEAN telah menunjukkan rekam jejak dari pertumbuhan yang mengesankan. Banyak lembaga meramalkan ASEAN sebagai salah satu kawasan yang paling cepat berkembang di dunia. "Tidak diragukan lagi alasan bahwa ASEAN telah semakin dipandang sebagai tujuan investasi yang menarik," imbuh dia.

Menurut Mardiasmo, ketangguhan ASEAN salah satunya didorong oleh pemberlakuan ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2016 dengan skema bertajuk "AEC 2025: Menghadapi Masa Depan Bersama".

Skema ini menetapkan platform untuk lebih meningkatkan dan memperkuat integrasi di wilayah tersebut dan dalam komunitas global selama sepuluh tahun ke depan.

"Tujuan dari sebuah komunitas ekonomi terpadu telah dibuat lebih menantang untuk bertahan dalam ketidakseimbangan dan ketidakpastian global," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Kinerja...
Sri Mulyani: Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Rangkul ASEAN, Sri Mulyani...
Rangkul ASEAN, Sri Mulyani Buka Jalan Asing Caplok Asuransi Syariah
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
53 menit yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
3 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
4 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
4 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved