IHSG Diprediksi Bakal Kembali Mencoba Menguat
Rabu, 16 November 2016 - 08:42 WIB
IHSG Diprediksi Bakal Kembali Mencoba Menguat
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini menurut Analis Reliance Securities Lanjar Nafi, bakal kembali mencoba menguat dengan range pergerakan 5.043-5.230. Menurutnya setelah gagal mengkonfirmasi rebound pada MA200 dan bullish trend support level, secara teknikal IHSG akan kembali menguji support psikologis di MA200 pada level 5.043.
"Indikator Stochastic melanjutkan pergerak bearish hingga masuk pada area osilator jenuh jual dengan momentum RSI yang mencoba reversal," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11/2016).
(Baca Juga: IHSG Tengah Pekan Diprediksi Bergerak Menuju 5.251)
Sementara, IHSG kemarin kembali diterpa angin kencang setelah mencoba menguat hampir 1%. Namun ditutup kembali tertekan -37,23 poin sebesar -0,73% di level 5.078,5 dengan volume perdagangan yang moderate.
Kembalinya investor asing yang melakukan penjualan bersih cukup tinggi masih menjadi alasan investor. Net sell tercatat sebesar Rp551,86 miliar. Data akifitas ekspor impor yang keluar cukup positif pada pertumbuhan ekspor yang naik cukup signifikan dari periode sebelumnya tidak mampu menahan aksi jual investor asing.
"Aktifitas ekspor Indonesia tumbuh di atas ekspektasi 4,6% dari -0,08% periode sebelumnya. Namun diikuti pertumbuhan impor yang cukup tinggi dan mampu mengerus jumlah surplus neraca perdagangan. Sehingga neraca perdagangan dilaporkan berkurang USD60 juta di level USD1,21 miliar dari USD1,27 miliar periode sebelumnya," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat menjadi perhatian pada tengah pekan hari ini di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN). Lalu ada juga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).
"Indikator Stochastic melanjutkan pergerak bearish hingga masuk pada area osilator jenuh jual dengan momentum RSI yang mencoba reversal," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11/2016).
(Baca Juga: IHSG Tengah Pekan Diprediksi Bergerak Menuju 5.251)
Sementara, IHSG kemarin kembali diterpa angin kencang setelah mencoba menguat hampir 1%. Namun ditutup kembali tertekan -37,23 poin sebesar -0,73% di level 5.078,5 dengan volume perdagangan yang moderate.
Kembalinya investor asing yang melakukan penjualan bersih cukup tinggi masih menjadi alasan investor. Net sell tercatat sebesar Rp551,86 miliar. Data akifitas ekspor impor yang keluar cukup positif pada pertumbuhan ekspor yang naik cukup signifikan dari periode sebelumnya tidak mampu menahan aksi jual investor asing.
"Aktifitas ekspor Indonesia tumbuh di atas ekspektasi 4,6% dari -0,08% periode sebelumnya. Namun diikuti pertumbuhan impor yang cukup tinggi dan mampu mengerus jumlah surplus neraca perdagangan. Sehingga neraca perdagangan dilaporkan berkurang USD60 juta di level USD1,21 miliar dari USD1,27 miliar periode sebelumnya," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat menjadi perhatian pada tengah pekan hari ini di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN). Lalu ada juga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).
(akr)
Lihat Juga :