Kelapa Sawit dan Batu Bara Dorong Surplus Neraca Dagang

Rabu, 16 November 2016 - 13:02 WIB
Kelapa Sawit dan Batu...
Kelapa Sawit dan Batu Bara Dorong Surplus Neraca Dagang
A A A
JAKARTA - Surplus neraca perdagangan bulan Oktober sebesar USD12,68 miliar, menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede didorong oleh kenaikan harga komoditas ekspor seperti batu bara karena meningkatnya permintaan memasuki musim dingin. Ditambah penurunan supply global sehingga mendorong harga batu bara naik sekitar 70%yoy.

"Selain batu bara, harga komoditas lainnya seperti kelapa sawit juga meningkat pada bulan oktober yang lalu," papar Josua saat dihubungi di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

(Baca Juga: Tren Perbaikan Ekspor Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Tahun)

Selain dari sisi sisi harga, volume ekspor juga meningkat 5,97% MoM (month-to-month) dan 7,55% YoY (Year on Year) seiring dengan membaiknya aktivitas manufaktur beberapa mitra dagang utama indonesia seperti Jepang, China dan Amerika Serikat (AS). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor nonmigas pada Oktober 2016 mengalami surplus sebesar USD1,7 miliar.

Sementara ekspor migas mengalami defisit sebesar USD53,2 juta. Lebih lanjut Josua menerangkan jelang akhir tahun impor juga cenderung meningkat khususnya barang modal serta bahan baku sejalan dengan proyek-proyek infrastruktur yang mulai berjalan pada kuartal IV/2016.

"Sedangkan impor barang konsumsi melambat karena ekonomi dalam negeri masih lemah. Sehingga secara keseluruhan pertumbuhan impor masih lebih rendah dari ekspor, sehingga neraca perdagangan diperkirakan masih surplus," tutupnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Neraca Dagang November...
Neraca Dagang November 2020 Diproyeksi Cetak Surplus USD3,11 Miliar
Neraca Dagang RI Surplus,...
Neraca Dagang RI Surplus, Menang Lawan AS tapi Keok Vs Korsel
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
43 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
49 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved