20 Ribu Toko Tutup saat Demo 4 November, Rugikan Ratusan Miliar

Rabu, 16 November 2016 - 18:33 WIB
20 Ribu Toko Tutup saat...
20 Ribu Toko Tutup saat Demo 4 November, Rugikan Ratusan Miliar
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan, demo yang terjadi 4 November telah membuat 20 ribu toko tutup hari itu dan mengalami kerugian sebanyak Rp500 miliar.

Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani mengatakan, jumlah kerugian tersebut terbilang cukup masiv. Sehingga, merugikan perekonomian di Tanah Air terutama di DKI Jakarta.

"Kerugian transaksi dari omzet Rp500 miliar dengan asumsi hitungan 20 ribu toko tutup, ini angka yang masiv. Ini mengkhawatirkan, kemarin kalau kita lihat dampaknya dari segi angka dari kajian BI itu Rp2,9 triliun, asumsi dampaknya penurunan konsumsi 60%, aktivitas lain 30%," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Shinta pun mengaku terkejut ketika tahu jumlah massa yang ikut demonstrasi beberapa waktu lalu lebih dari 100 ribu orang. Jumlah ini bahkan lebih banyak dari yang terjadi pada 1998 silam ketika ada krisis ekonomi.

"Saya baru diberi tahu katanya demo kemarin pesertanya 180 ribu, lebih besar dari 1998 yang 120 ribu peserta. Saya kaget juga demo kemarin yang terbesar tapi banyak yang ikut demo tersebut tidak tahu isinya, hanya kut serta mendukung dalam demo tersebut," katanya.

Di sisi lain, dia menyampaikan, pemerintah sudah berupaya keras dalam meningkatkan angka ease of doing business atau kemudahan berbisnis di Indonesia. Jangan sampai ini dirusak oleh demo-demo yang anarkis dengan agenda tidak jelas.

"Dalam satu sisi, pemerintah menarik investor asing menanamkan modal di Indonesia, sudah diberi insentif dan kemudahan angka ease of doing business juga naik dari 104 ke 91. Ini upaya pemerintah undang banyak investor," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
5 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
5 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
6 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
6 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
6 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved