ULN Swasta Turun 2,7%, Ini Tanggapan Ekonom

Sabtu, 19 November 2016 - 15:33 WIB
ULN Swasta Turun 2,7%,...
ULN Swasta Turun 2,7%, Ini Tanggapan Ekonom
A A A
JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal III 2016 tercatat sebesar USD325,3 miliar atau tumbuh 7,8% (yoy).

Pada akhir kuartal III 2016, posisi utang luar negeri sektor swasta mencapai USD163,1 miliar (50,1% dari total utang luar negeri), sedangkan posisi utang luar negeri sektor publik sebesar USD162,2 miliar (49,9% dari total utang luar negeri).

ULN sektor swasta turun 2,7% (yoy) pada kuartal III 2016, atau lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada kuartal sebelumnya sebesar 2,3% (yoy).

Ekonom Indef Eko Listyanto mengatakan, utang luar negeri swasta yang turun 2,7% yoy pada kuartal III 2016, mengindikasikan adanya penurunan permintaan produksi barang dan jasa.

"Karena biasanya jika ada peningkatan permintaan, maka pengusaha akan mencari utang untuk memenuhi peningkatan permintaan. Opsi lebih pilih ULN karena bunga jauh lebih rendah," katanya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Sementara utang luar negeri sektor publik tumbuh meningkat menjadi 20,8% (yoy) pada kuartal III 2016 dari kuartal sebelumnya sebesar 17,9% (yoy).

"ULN sektor publik tumbuh itu menggambarkan meningkatnya tekanan fiskal akibat menurunnya realisasi penerimaan negara saat ini," tutup eko.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
27 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
57 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved