IHSG Awal Pekan Diprediksi Bergerak Mixed
Senin, 21 November 2016 - 08:08 WIB
IHSG Awal Pekan Diprediksi Bergerak Mixed
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurut Analis Reliance Securities Lanjar Nafi pada perdagangan awal pekan ini, akan bergerak mixed. Menurutnya bursa saham Tanah Air cenderung menguat menguji resistance MA7 dan mulai mencoba kembali menutup gap dengan range peregerakan 5.145-5.230.
Lebih lanjut dia menerangkan, secara teknikal IHSG terkonsolidasi seakan pulled back pada resistance MA7 di kisaran level 5.200. Meskipun demikian indikator RSI masih tetap memberikan signal positif setelah golden-cross pada hari kedua rebound kemarin.
"Indikator pendeteksi trend pun seperti ADX mulai memberikan pembalikan arah trend jangka pendek," ujarnya di Jakarta, Senin (21/11/2016).
Dia menambahkan, IHSG terkoreksi di akhir pekan dengan sektor trading and service memimpin pelemahan. IHSG ditutup tertekan 22,9 poin sebesar 0,44% di level 5.170,11 dengan volume cukup tinggi.
"Investor asing pun masih tercatat net sell sebesar Rp129,45 miliar sehingga total capital out flow yang terjadi pada minggu ini sebesar Rp3,16 triliun. Minimnya sentimen diakhir pekan membuat investor cenderung terfokus pada laporan sentimen global dan fluktuasinya harga minyak dunia," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF). Selanjutnya ada PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) serta PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA).
Lebih lanjut dia menerangkan, secara teknikal IHSG terkonsolidasi seakan pulled back pada resistance MA7 di kisaran level 5.200. Meskipun demikian indikator RSI masih tetap memberikan signal positif setelah golden-cross pada hari kedua rebound kemarin.
"Indikator pendeteksi trend pun seperti ADX mulai memberikan pembalikan arah trend jangka pendek," ujarnya di Jakarta, Senin (21/11/2016).
Dia menambahkan, IHSG terkoreksi di akhir pekan dengan sektor trading and service memimpin pelemahan. IHSG ditutup tertekan 22,9 poin sebesar 0,44% di level 5.170,11 dengan volume cukup tinggi.
"Investor asing pun masih tercatat net sell sebesar Rp129,45 miliar sehingga total capital out flow yang terjadi pada minggu ini sebesar Rp3,16 triliun. Minimnya sentimen diakhir pekan membuat investor cenderung terfokus pada laporan sentimen global dan fluktuasinya harga minyak dunia," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF). Selanjutnya ada PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) serta PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA).
(akr)
Lihat Juga :