Kekhawatiran Sri Mulyani terkait Isu Rush Money

Senin, 21 November 2016 - 15:17 WIB
Kekhawatiran Sri Mulyani...
Kekhawatiran Sri Mulyani terkait Isu Rush Money
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ajakan untuk menarik dana dari bank (rush money) pada 25 November 2016 tidak ada gunanya. Justru, isu yang menyebar di media sosial tersebut hanya akan merugikan masyarakat sendiri.

(Baca: Soal Isu Rush Money, Sri Mulyani Tegaskan Bank Nasional Sehat)

Dia mengatakan, bank adalah salah satu tumpuan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika bank 'diserang', maka pertumbuhan ekonomi Tanah Air akan terkena dampaknya.

"(Masyarakat) Yang dihasut melakukan hal yang berpotensi untuk merusak sendi-sendi ekonomi kita sendiri, pada akhirnya sangat merugikan masyarakat Indonesia," katanya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menilai, kondisi ekonomi yang baik akan memberikan kesempatan untuk memperbaiki kemakmuran masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Sementara, jika rush money benar-benar terjadi, pertahanan bank akan goyang dan berdampak pada kondisi perekonomian Tanah Air.

(Baca: Bankir Minta Penyebar Isu Rush Money Ditangkap)

Menurutnya, yang paling dirugikan dan terkena paling dulu dari kondisi tersebut adalah masyarakat miskin. "Karena mereka adalah kelompok paling funarable. Sehingga keyakinan kita, politik kita, agama kita pasti kita akan sangat peduli terhadap kerentanan dari masyarakat terutama masyarakat kecil yang terkena akibat paling dahulu dan paling besar apabila tidak stabil," imbuh dia.

Mantan Menkeu era Presiden SBY ini pun berharap, mereka yang menyebar isu rush money dan menyebar hasutan tersebut untuk ditindak tegas pihak berwajib. Sebab, mereka sudah melakukan ancaman terhadap kepentingan masyarakat Indonesia.

"Sekali lagi saya tekankan bahwa perbaikan situasi ekonomi dan stabilitas itu sangat dipentingkan, tidak hanya untuk kelompok tapi yang penting adalah masyarakat banyak," tandasnya.

Baca Juga:

Merusak Ekonomi, Kadin Tegaskan Tak Ada Rush Money
Rush Money 25 November Bisa Timbulkan Aksi Kriminal
Sri Mulyani Sebut Isu Rush Money 25 November Hasutan Berbahaya
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Umumkan...
Sri Mulyani Umumkan APBN Alami Defisit Rp35 Triliun
Sri Mulyani Diminta...
Sri Mulyani Diminta Kembali Menjadi Menteri Keuangan oleh Prabowo Subianto
Buka Pintu Titip Uang...
Buka Pintu Titip Uang Negara ke Bank Swasta dan Daerah, Sri Mulyani Godok Aturan
Sri Mulyani Buka Pintu...
Sri Mulyani Buka 'Pintu Lebar' Titip Uang Pemerintah di Bank Daerah dan Swasta
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
RDP Transaksi Janggal...
RDP Transaksi Janggal di Kemenkeu, Mahfud MD: Sri Mulyani Menkeu Keuangan Terbaik
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
8 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
9 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
9 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
9 jam yang lalu
Infografis
Menkum Usulkan Amnesti...
Menkum Usulkan Amnesti 44.000 Napi Kasus ITE hingga Terkait Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved